Koreri.com, Ambon – Kecelakaan laut kembali terjadi di perairan Maluku tepatnya disekitar perairan Kabupaten Seram Bagian Barat.
Aply Siolimbona (74), warga Dusun Tapinalu, Desa Luhu, Kecamatan Huamual, dilaporkan terjatuh dari longboat.
Laporan BPBD SBB ke Basarnas Ambon sekitar pukul 15.42 WIT melaporkan, korban diketahui pergi memancing sekitar pukul 03.00 Wit dini hari disekitar Perairan Tanjung Ulatu.
Pukul 10.00 WIT keluarga korban menerima informasi longboat milik korban ditemukan nelayan setempat namun naas tidak dengan korban.
Pukul 16.02 WIT, satu unit Rigit Buoyancy Boat (RBB) Basarnas Ambon dikerahkan menuju lokasi kejadian pada Koordinat 3°16’25.66″S – 127°52’22.29″E, Jarak ± 50.7 Nautical Mile, Heading 318.42° arah Barat Laut dari Dermaga BRIN Ambon.
Pukul 18.45 WIT, Tim Rescue Kansar Ambon tiba di Dusun Tapinalu dan berkoordinasi dengan Keluarga Korban. Selanjutnya Ops SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada besok pagi pada Ops SAR hari kedua.
Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah membenarkan adanya insiden laka laut tersebut.
“Setelah kami terima informasi tersebut, kami kerahkan tim melalui jalur laut menggunakan Rigit Buoyancy Boat. Setelah tiba dan berkoordinasi dengan keluarga, upaya pencarian kemudian dihentikan sementara dikarenakan hari sudah gelap dan akan dilanjutkan pada besok pagi,” ungkapnya, Rabu (4/2/2026).
Dugaan sementara korban terjatuh dari longboat.
“Kami berharap cuaca pada besok pagi bersahabat sehingga Tim akan melaksanakan Ops penyelaman. Sebelumnya upaya pencarian korban pun sudah dilaksanakan oleh masyarakat setempat namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” sambungnya.
Dalam pelaksanaan operasi SAR, Unsur SAR yang terlibat terdiri dari, Basarnas, Polairud Polres SBB, Polsek Huamual, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta Masyarakat.
Alut dan Peralatan SAR yang dikerahkan diantaranya, Rigit Buoyancy Boat (RBB), Peralatan Selam, AquaEye, Alat komunikasi, serta Longboat Masyarakat.
Sementara kondisi cuaca di lapangan Berawan, Angin Barat Laut sampai Barat kecepatan 22 Knots dan Tinggi Gelombang 1.25 M.
RLS
