Turnamen Mini Soccer Resmi Berakhir, Raja Batu Merah Apresiasi Dukungan Semua Pihak

Ali Hatala Turnamen Mini Soccer Batu Merah

Koreri.com, Ambon -Turnamen Mini Soccer Piala Raja Negeri Batu Merah resmi berakhir pada partai final mempertemukan Tridente FC melawan Lawamena FC, Sabtu (15/2/2026).

Dalam pertandingan yang berlangsung meriah tersebut, Tridente berhasil keluar sebagai juara.

Raja Negeri Batu Merah Ali Hatala menyampaikan rasa syukur dan terima kasih serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen ini sejak awal hingga selesai dengan aman dan tertib.

“Alhamdulillah, hari ini merupakan partai final. Kami dari Pemerintah Negeri Batu Merah bersama seluruh masyarakat dan BUMDes mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Ambon maupun Maluku Tengah atas dukungan sehingga turnamen ini bisa berjalan dengan baik,” ucapnya kepada sejumlah awak media saat dimintai keterangannya seusai turnamen, Minggu (15/2/2026).

Ali Hatala mengakui bahwa sempat terjadi dinamika kecil selama pertandingan, namun seluruhnya dapat diatasi dengan baik oleh panitia dan pihak keamanan.

“Turnamen ini bukan sekadar soal menang atau kalah, tetapi bagaimana membangun komunikasi dan mempererat hubungan orang basudara di Maluku, khususnya di Kota Ambon,” imbuhnya.

Menurut Ali Hatala, lapangan mini soccer di Negeri Batu Merah merupakan salah satu yang pertama di Kota Ambon, bahkan mungkin di Maluku. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi ikon olahraga baru di Kota Ambon.

Ia juga mengungkapkan bahwa setelah Idul Fitri mendatang, terdapat rencana untuk menggelar Turnamen Piala Wali Kota Ambon, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Wali Kota Bodewin Wattimena.

“Mudah-mudahan rencana tersebut bisa terealisasi. Yang paling penting, kita semua harus menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. Kenyamanan masyarakat tercipta jika kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban,” harapnya.

Ali juga menjelaskan bahwa lapangan mini soccer Negeri Batu Merah dikelola langsung oleh BUMDes, termasuk pembentukan panitia, perawatan (maintenance), hingga pengelolaan kegiatan turnamen.

Pengelolaan ini, lanjut dia, memiliki dampak ekonomi positif bagi negeri.

“Lapangan ini dikelola sepenuhnya oleh BUMDes, termasuk perawatannya. Ini juga menjadi bagian dari peningkatan pendapatan asli negeri serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Ambon,” lanjutnya.

Ali pun menyampaian apresiasi kepada para wartawan yang telah meliput partai final turnamen tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang.

“Terima kasih kepada rekan-rekan wartawan yang sudah hadir dan meliput final malam ini. Semoga ke depan kita bisa kembali berkumpul dalam turnamen-turnamen berikutnya,” pungkasnya.

JFL

Exit mobile version