Kunjungan Perdana ke PAUD Amoro, Bunda Suzy Segera Upayakan Ini

Bunda PAUD Mimika Kunjungi PAUD Amoro
Bunda Suzy Rettob saat berinteraksi dengan peserta didik PAUD Amoro / Foto : Ist

Koreri.com, Timika – Bunda PAUD Kabupaten Mimika Suzy Rettob mulai mengawali kunjungan perdananya.

Sebagai bentuk perhatian terhadap pendidikan anak usia dini di Kabupaten Mimika, Bunda Suzy mengawali kunjungannya ke PAUD Amoro, Selasa (24/2/2026).

Dalam kunjungannya ia menyampaikan, PAUD Amora merupakan bagian binaan PKK, sehingga penting untuk melihat langsung kondisi belajar mengajar sekaligus mendata perkembangan anak-anak.

“Ini kunjungan pertama kami karena PAUD Amoro adalah binaan PKK. Kami ingin melihat langsung kondisi di lapangan dan mendata anak-anak yang sudah layak naik jenjang ke SD,” ujarnya.

Bunda Suzy mengatakan, pihaknya akan berupaya menyurat dan berkoordinasi dengan dinas terkait agar anak-anak tersebut dapat diikutsertakan dalam ujian TK, sehingga tidak tertinggal dan bisa segera masuk SD sesuai usia mereka.

“Kita tidak ingin mereka terlambat. Kasihan kalau harus ditahan satu tahun lagi di PAUD, padahal secara usia dan kemampuan sudah siap,” jelasnya

Sebagai Bunda PAUD, Suzy berharap setiap anak yang lulus dari PAUD sudah memiliki kemampuan dasar, minimal mengenal huruf, bisa membaca sederhana, dan berhitung dasar. Hal ini penting agar saat memasuki kelas 1 SD, anak-anak tidak mengalami kesulitan belajar.

“Kalau masuk SD belum bisa membaca, biasanya mereka akan tertinggal. Maka mumpung masih di PAUD, perhatian harus maksimal,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya rasio ideal antara guru dan murid. Menurutnya, satu kelas idealnya diisi 20 anak dengan dua guru, agar perhatian dan pendampingan bisa lebih optimal.

Dalam kunjungan itu, Suzy turut menggandeng Pokja PAUD serta sejumlah pengurus PKK dari bidang sosial dan pendidikan untuk bersama-sama membenahi kualitas pembelajaran di PAUD.

Saat ini, jumlah murid di PAUD Amoro sekitar 50 anak. Pada tahun ajaran baru mendatang, pihak sekolah berencana menerima tambahan sekitar 20 hingga 25 murid untuk satu kelas baru, menyesuaikan dengan kapasitas gedung dan tenaga pengajar.

Kunjungan ini menjadi langkah awal komitmen TP-PKK Mimika dalam memastikan anak-anak usia dini mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas, sebagai pondasi menuju generasi Mimika yang cerdas dan siap bersaing di masa depan.

TIM