HUT ke 26 Kota Sorong: 11 Pegawai RSUD Sele be Solu Borong Penghargaan Kesehatan

11 Pegawai RSUD Sele be Solu Borong Penghargaan
Foto Istimewa

Koreri.com, Sorong – Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong memberikan beberapa penghargaan di bidang kesehatan saat acara syukuran HUT ke 26 tahun yang berlangsung di gedung Lambert Jitmau, Sabtu (28/2/2026).

Penghargaan tersebut diberikan karena dedikasi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara.

RSUD Sele be Solu Kota Sorong menjadi salah satu instansi yang memborong sejumlah reward atau penghargaan.

Berikut nama-nama pegawai dan unit penerima reward pada RSUD Sele be Solu Kota Sorong

 

Kategori Pegawai Terbaik

1. Dokter : dr. Melprit Rinell, Siwabessy, Sp.B

2. Perawat Rawat Jalan : Ns. Merny Timisela, S.Kep

3. Perawat Rawat Inap : Ns. Firdaria Veronika Sinaga, S.Kep

4. Bidan : Lasma Rohani Lubis, S.Tr.Keb

5. Tenaga Penunjang : Rochy Aloisius H. M, A.Md.Kes

6. Staf Manajemen : Merry Wewengkang, SKM

 

Kategori Pegawai/Personal yang membantu Pokja Akreditasi :

Deisye Wewengkang, SKM

Direktur RSUD Sele be Solu Kota Sorong drg. Susi Petronela Djitmau, MPH / Foto : Ist

Kategoni Dedikasi dan Pengabdian

1. Sjainuddin, SKM

2. dr. Deivie Caroline Lasut, Sp.PD

 

Kategori Unit

Ketepatan waktu pengembalian/pelaporan SPM: Ruangan Aster

Ketepatan pengembalian berkas/resume medis 24 jam : Ruangan Ponek

 

Direktur RSUD Sele be Solu Kota Sorong, drg. Susi Petronela Djitmau, MPH mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas penghargaan yang telah diterima.

Dikatakan, salah satu pengelolaan kinerja pegawai RSUD Sele be Solu adalah melalui pemberian reward yang berkoordinasi dengan Pemkot Sorong untuk memberikan penghargaan sejak 2025 atas capaian kerja baik untuk tenaga medis dan pelayanan kesehatan yang telah berkontribusi terhadap beberapa capaian dan target kerja tentang standar pelayanan minimal (SPM).

Kemudian bagaimana para pegawai bisa menyelesaikan program kerja untuk sarana prasarana hingga pendapatan dari RS ditingkatkan.

“Dan puji Tuhan banyak prestasi yang telah kami capai,” ungkapnya penuh rasa bangga.
Susi mencontohkan penilaian untuk mendapatkan penghargaan dokter terbaik itu diberikan karena pelayanan medis yang dilakukan bagi pasien luka tembak.

Kemudian ada pegawai RS yang berinovasi sehingga pendapatan jadi bertambah, juga ada perawat yang rajin datang pagi-pagi, ada juga ruangan untuk pengembalian rekam medik, SPM itu selalu tepat waktu.

“Penghargaan ini kami harapkan akan berkelanjutan untuk memicu kinerja pegawai,” pungkasnya.

ZAN

Exit mobile version