Koreri.com, Sorong- Bulan Ramadan merupakan bulan suci bagi umat Islam yang penuh dengan nilai-nilai keimanan, kedamaian, dan pengendalian diri, sehingga seluruh masyarakat diharapkan dapat saling menghormati dan menjaga toleransi antar umat beragama demi terciptanya situasi yang aman serta kondusif.
Ketua Klasis Gereja Protestan Indonesia di Papua (GPI) Sorong Raya Pdt. Rudy A. Lekatompessy, S.Si.,M.M, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing.
Tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang belum tentu benar yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat di Sorong Raya dan Provinsi Papua Barat Daya.
“Masyarakat diharapkan dapat meningkatkan sikap saling menghargai, khususnya kepada saudara-saudara kita yang sedang menjalankan ibadah puasa, dengan menjaga ketertiban, menghindari konsumsi minuman keras, serta tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketenangan selama bulan Ramadan,” tegas Pdt Rudy Lekatompersi dalam keterangan persnya, Senin (16/3/2026).
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang tinggal beberapa hari lagi, tokoh agama ini mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan, mempererat persaudaraan, serta menghindari tindakan yang melanggar hukum seperti perkelahian, balapan liar, maupun tindakan kriminal lainnya yang dapat mengganggu situasi kamtibmas.
“Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat bekerja sama dengan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Barat Daya terutama Kota Sorong sehingga perayaan Ramadan dan Idul Fitri tahun 2026 dapat berlangsung dengan aman, damai, dan penuh sukacita bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
KENN
