Pansus Serius Cari Solusi, Targetkan Masyarakat Segera Nikmati Layanan Air Bersih

Rizal Patadan Pansus Air bersih DPRK Mimika
Ketua Pansus Air Bersih DPRK Mimika Rizal Patadan / Foto: EHO

Koreri.com, Timika – Panitia Khusus (Pansus) Air Bersih DPRK Mimika mulai membongkar berbagai persoalan yang selama ini menghambat penyediaan layanan air bersih bagi masyarakat.

Dalam pertemuan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mimika, Pansus menemukan bahwa proyek air bersih yang telah direncanakan sejak 2002 hingga kini belum juga memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Ketua Pansus Rizal Patadan, mengungkapkan bahwa mandeknya program tersebut disebabkan oleh berbagai faktor kompleks termasuk kendala teknis di lapangan, hingga persoalan regulasi dan keterbatasan anggaran.

“Setelah kami turun langsung dan mendengar penjelasan dari dinas teknis, ternyata persoalannya cukup banyak dan sudah berlangsung lama. Ini yang selama ini tidak sepenuhnya terlihat,” ungkapnya seusai rapat Pansus Air Bersih di kantor Dinas PUPR Mimika, Senin (13/4/2026).

Menurutnya, selama ini DPRD hanya menjalankan fungsi pengawasan. Namun karena proyek ini tak kunjung selesai dalam kurun waktu lebih dari dua dekade, Pansus mengambil langkah lebih aktif dengan turun langsung meninjau kondisi di lapangan.

Hasil pertemuan juga menunjukkan bahwa kebutuhan anggaran menjadi salah satu tantangan utama. Nilai pembiayaan yang besar membuat program ini sulit diselesaikan tanpa dukungan kebijakan yang kuat dan perencanaan yang terintegrasi.

Meski demikian, Rizal menilai Dinas PUPR telah memaparkan sejumlah langkah solusi. Sebagai instansi teknis, PUPR dinilai paling memahami akar persoalan sekaligus strategi penyelesaiannya.

“Mereka yang mengerjakan tentu paling memahami masalah teknisnya. Tinggal bagaimana kita dorong dari sisi kebijakan dan penganggaran agar program ini bisa berjalan,” imbuhnya.

Ke depan, Pansus akan melakukan kajian mendalam berdasarkan data yang telah dikumpulkan.

Hasil kajian tersebut akan dituangkan dalam rekomendasi resmi yang akan disampaikan kepada pihak eksekutif sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Rizal menegaskan, seluruh upaya ini dilakukan demi menjawab kebutuhan dasar masyarakat yang hingga kini belum terpenuhi secara optimal.

“Kami ingin memastikan masyarakat tidak terus menunggu. Harapannya, dalam waktu yang tidak terlalu lama, layanan air bersih ini benar-benar bisa dinikmati,” tegasnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk bersabar, sembari memastikan bahwa pemerintah daerah bersama DPRD terus berupaya maksimal menyelesaikan persoalan yang telah berlangsung selama puluhan tahun tersebut.

EHO

Exit mobile version