HUT Posyandu di Ambon Tanpa Seremoni, Lisa Wattimena Turun Langsung ke Lapangan

Lisa Wattimena HUT Posyandu Tanpa Seremoni

Koreri.com, Ambon – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Posyandu di Kota Ambon tahun ini dilakukan dengan cara berbeda.

Tanpa seremoni, Ketua Pembina Posyandu Kota Ambon, Lisa Wattimena memilih melakukan kunjungan langsung ke sejumlah posyandu sebagai bentuk perhatian nyata terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.

Kunjungan tersebut mencakup empat titik di Kota Ambon, yakni Posyandu Melati di Kecamatan Baguala, Posyandu Sumber Kasih di Kecamatan Teluk Ambon, Posyandu Mutiara X di Kecamatan Nusaniwe, serta Posyandu Anggrek di Kecamatan Sirimau, Rabu (29/04/2026).

Dalam kunjungan itu, wanita yang akrab disapa Bunda Lisa ini menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi insentif kader posyandu yang dinilai belum sebanding dengan beban kerja mereka. Meski demikian, ia tetap memberi semangat agar para kader terus mengabdi dengan tulus.

“Kita harus bangga menjadi orang-orang yang bekerja dengan tulus. Apa yang kita lakukan hari ini adalah untuk memastikan anak-anak kita sehat dan para ibu juga dalam kondisi baik,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi anak, Bunda Lisa juga membagikan susu kepada balita di setiap lokasi yang dikunjungi.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Ambon untuk memastikan seluruh posyandu dapat memenuhi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada tahun mendatang. Upaya ini akan dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor bersama dinas-dinas terkait guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan di tingkat masyarakat.

“Kami akan terus berkolaborasi untuk memastikan enam SPM dapat terpenuhi. Ini penting dalam upaya kita mewujudkan generasi emas Kota Ambon tahun 2045,” tambahnya.

Di momentum HUT Posyandu ini, Lisa berharap seluruh kader tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan, serta terus berperan aktif dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.

Pemerintah Kota Ambon menilai, keberadaan posyandu memiliki peran strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini, terutama di tengah berbagai tantangan kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat.

JFL

Exit mobile version