Kuliah Perdana RPL, Papua Tengah Perkuat SDM Guru Bersama UNIMUDA Sorong

IMG 20260428 WA0002

Koreri.com, Nabire — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi memulai kuliah perdana Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) hasil kerja sama dengan Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, Senin (27/4/2026)

Program ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya tenaga pendidik di wilayah Papua Tengah.

Gubernur Meki Nawipa dalam pernyataannya menegaskan bahwa momentum ini sangat penting dalam mendorong transformasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Pemprov Papua Tengah menegaskan bahwa kemajuan daerah harus dimulai dari peningkatan kualitas manusia, dengan guru sebagai pilar utama.

Dalam misi “Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM)”, guru ditempatkan sebagai aktor kunci dalam membentuk generasi masa depan.

“Mereka bukan sekadar pengajar, tetapi arsitek peradaban yang menentukan arah kemajuan Papua Tengah ke depan,” tegasnya.

Lanjut Gubernur, Pemerintah juga menegaskan bahwa peningkatan kualifikasi dan kompetensi guru kini menjadi prioritas utama.

Program RPL hadir sebagai bentuk keberpihakan kepada para guru yang telah lama mengabdi, namun belum memiliki kesempatan menyelesaikan pendidikan Strata Satu (S1).

Melalui skema ini, pengalaman mengajar, dedikasi di ruang kelas, serta pengabdian di tengah masyarakat diakui sebagai bagian dari kredit akademik.

“Dengan demikian, para guru dapat melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan tugas mereka di lapangan,” sahutnya.

Program ini sekaligus menjadi solusi konkret untuk memastikan tidak ada tenaga pendidik yang tertinggal dalam arus kemajuan pendidikan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, para peserta program RPL diingatkan untuk menjalani proses pendidikan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan komitmen hingga tuntas.

Gelar sarjana yang diraih diharapkan tidak hanya menjadi formalitas, tetapi simbol profesionalisme dan dedikasi terhadap mutu pendidikan.

Selain itu, para guru juga didorong untuk menghadirkan perubahan nyata dalam proses belajar mengajar. Ilmu yang diperoleh diharapkan mampu melahirkan metode pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, dan inspiratif, terutama bagi anak-anak di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.

Profesi guru kembali ditegaskan sebagai panggilan mulia untuk melayani dan membangun masa depan. Nilai-nilai pengabdian, ketekunan, dan kesetiaan dalam tugas menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi emas Papua Tengah.

Gubernur atas nama Pemprov Papua Tengah turut menyampaikan apresiasi kepada Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan program ini.

“Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Papua Tengah,” harapnya.

Dengan dimulainya program RPL ini, Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk membangun SDM unggul sebagai fondasi utama menuju masa depan yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

HMS

Exit mobile version