Koreri.com, Ambon – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku mulai menjalankan pekerjaan preservasi jalan dan jembatan di Pulau Ambon sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas infrastruktur dan konektivitas transportasi di provinsi tersebut.
Meski pekerjaan telah berjalan, proses pengaspalan saat ini masih berada pada tahap trial atau uji coba. Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas campuran aspal dan metode pekerjaan di lapangan benar-benar memenuhi standar teknis sebelum diterapkan secara menyeluruh.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPJN Maluku, David M. Samosir, menegaskan bahwa tahapan uji coba menjadi bagian penting dalam proses pengendalian mutu (quality control) pekerjaan jalan nasional.
“Pelaksanaan pengaspalan saat ini masih berada pada tahap trial atau uji coba. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan kualitas dan komposisi campuran aspal yang digunakan serta metode pekerjaan di lapangan telah sesuai dengan spesifikasi teknis yang disyaratkan dalam kontrak,” ujar David kepada media ini di Ambon, Sabtu (23/5/2026).
Menurutnya, dalam proses uji coba tersebut dilakukan pengujian menyeluruh terhadap komposisi campuran aspal guna memastikan hasil pekerjaan memiliki daya tahan optimal terhadap beban lalu lintas dan perubahan kondisi cuaca.
Langkah tersebut dinilai penting agar kualitas jalan yang dibangun tidak hanya memenuhi standar teknis, tetapi juga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat pengguna jalan.
“Hal ini penting dilakukan agar kualitas jalan yang dikerjakan memiliki ketahanan terhadap beban lalu lintas dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan,” katanya.
BPJN Maluku menegaskan bahwa setiap tahapan pekerjaan dilakukan secara ketat dan terukur guna menghindari rendahnya kualitas konstruksi yang berpotensi mempercepat kerusakan jalan.
Setelah seluruh hasil pengujian dinyatakan memenuhi standar yang telah ditetapkan, pekerjaan pengaspalan akan dilanjutkan ke tahap pelaksanaan penuh pada sejumlah ruas jalan di Pulau Ambon.
Program preservasi jalan dan jembatan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga kemantapan infrastruktur nasional sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Maluku.
Selain mendukung mobilitas masyarakat, peningkatan kualitas jalan juga diharapkan mampu memperlancar distribusi barang dan jasa serta menunjang pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
JFL
