Koreri.com, Sentani – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Papua menggelar kegiatan bakti sosial di Kampung Yobeh, Kabupaten Jayapura, Selasa (17/6/2026), dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026.
Kegiatan yang dipusatkan pada aksi gotong royong membersihkan lingkungan kampung tersebut melibatkan pengurus DPD PDIP Papua, pengurus dan simpatisan DPC PDIP Kabupaten Jayapura, anggota Fraksi PDIP DPR Papua, serta masyarakat setempat.
Ketua DPD PDIP Papua Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan bahwa bulan Juni diperingati sebagai Bulan Bung Karno karena terdapat tiga momentum penting yang berkaitan dengan Presiden pertama Republik Indonesia tersebut, yakni Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, Hari Lahir Bung Karno pada 6 Juni, dan Hari Wafat Bung Karno pada 21 Juni.
“Karena itu, seluruh jajaran PDI Perjuangan dari tingkat pusat hingga daerah memperingati Bulan Bung Karno dengan berbagai kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat,” ujarnya.
Menurut BTM, PDIP merupakan partai yang lahir dari rakyat dan selalu hadir di tengah masyarakat. Karena itu, berbagai kegiatan yang dilakukan selama Bulan Bung Karno difokuskan pada upaya melihat secara langsung kondisi masyarakat, pembangunan kampung, serta pemberdayaan ekonomi warga.
Sebelum kegiatan gotong royong, rombongan PDIP bersama masyarakat dan tokoh adat juga melakukan penanaman pohon sagu di kawasan Sereh. BTM menegaskan bahwa sagu sebagai pangan lokal masyarakat Papua harus terus dijaga dan dilestarikan.
“Kami ingin pangan lokal seperti sagu tetap hidup dan berkembang. Ini adalah bagian dari identitas dan budaya masyarakat Papua yang harus dipertahankan,” katanya.
BTM menjelaskan bahwa semangat gotong royong merupakan nilai yang diwariskan Bung Karno dan telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat adat Papua. Semangat kebersamaan itu tercermin dalam berbagai aktivitas masyarakat yang saling membantu tanpa pamrih.
Dalam kesempatan tersebut, BTM juga mengapresiasi sambutan hangat masyarakat Kampung Yobeh kepada rombongan PDIP. Ia menilai hal tersebut menjadi bukti kuatnya hubungan antara partai dan masyarakat setempat.
Selain kegiatan sosial, BTM menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan pesta budaya yang akan digelar pada 31 Juli hingga 1 Agustus mendatang di Kampung Yobeh. Menurutnya, kegiatan budaya tersebut berpotensi mendorong kunjungan wisatawan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat melalui sektor UMKM.
Ia meminta panitia untuk menyiapkan materi promosi yang menarik dan menyebarkannya melalui berbagai platform media sosial agar semakin banyak wisatawan tertarik berkunjung.
“Kalau kampung ini bersih, indah, dan terus dipromosikan, maka orang-orang akan datang. Ekonomi masyarakat akan bergerak, UMKM berkembang, dan Kampung Yobeh akan semakin dikenal hingga tingkat nasional,” katanya.
BTM juga menegaskan komitmen PDIP untuk terus hadir dan membantu masyarakat Kampung Yobeh dalam berbagai program pembangunan yang dibutuhkan di masa mendatang.
“Kami akan terus bersama masyarakat. Apa yang menjadi kebutuhan kampung akan kami perjuangkan dan dukung sesuai kemampuan yang ada,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Bulan Bung Karno DPD PDIP Papua, Joni Y. Betaubun mengatakan Bakti Sosial yang di lakukan di Kampung Yobeh ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno.
“Sebelumnya kami sudah melakukan debat publik, tanam sagu dan ada beberapa rangkaian kegiatan lainnya yang akan di laksanakan hingga perayaan puncak pada akhir bulan nanti,” ujarnya
SAV
