Koreri.com, Masohi – Akses jalan yang tertutup material longsor selama kurang lebih dua tahun akhirnya kembali dapat dilalui masyarakat setelah dilakukan pembersihan oleh tim Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku bersama Pemerintah negeri dan masyarakat.
Penanganan dilakukan setelah tim PUPR Maluku turun langsung ke lapangan pada Kamis (6/8/2026).
Tim yang dipimpin Kepala Seksi Jalan Rizal Afifudin kemudian berkoordinasi dengan para raja, pemerintah negeri, masyarakat dari wilayah Oma dan Wassu, serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa.
Setelah koordinasi dan pertemuan bersama masyarakat, pekerjaan pembersihan material longsoran langsung dilakukan. Proses pekerjaan berlangsung dari pagi hingga sore hari pada Jumat dan dilanjutkan pada Sabtu.
“Syukurlah, pembersihan longsoran yang menutupi badan jalan sudah selesai dan akses masyarakat kembali terbuka,” ujar Kabid Bina Marga PUPR Maluku, Mira Ohoitimur, kepada media ini di ruang kerjanya, Senin (10/8/2026).
Menurut Mira, keberhasilan pembukaan kembali akses tersebut tidak terlepas dari dukungan masyarakat yang ikut bergotong royong membantu proses pembersihan di lapangan.
“Dukungan masyarakat sangat besar terhadap pelaksanaan pembersihan kemarin. Masyarakat terlebih dahulu membantu membuka akses, kemudian tim turun ke lapangan dan bersama-sama menyelesaikan pekerjaan,” jelasnya.
Ia mengatakan, sebelumnya material longsor yang menutup badan jalan selama kurang lebih dua tahun membuat akses masyarakat terganggu dan berdampak pada mobilisasi warga.
Setelah material longsoran berhasil dibersihkan, masyarakat kini sudah kembali dapat memanfaatkan ruas jalan tersebut untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Mira menegaskan, kolaborasi antara PUPR Maluku, pemerintah negeri, aparat keamanan dan masyarakat menjadi kunci penting dalam mempercepat penanganan akses jalan yang terdampak longsor.
PUPR Maluku juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong dan membantu proses pembersihan hingga akses jalan kembali terbuka.
JFL
