130 Tim Karnaval Budaya Pelajar Semarakkan HUT ke 81 RI di Mimika

Karnaval Budaya Pelajar Semarakkan HUT RI Mimika
Karnaval yang digelar Pemkab Mimika tersebut dipusatkan di kawasan Gedung Eme Neme Yauware, Timika dan dibuka langsung Bupati Johannes Rettob / Foto : EHO

Koreri.com, Timika – Semangat kemerdekaan membahana di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Sebanyak 130 pelajar dari jenjang PAUD/TK hingga SMA/SMK turun ke jalan memeriahkan Karnaval Budaya Pelajar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Karnaval yang digelar Pemerintah Kabupaten Mimika, Selasa (11/8/2026), tersebut dipusatkan di kawasan Gedung Eme Neme Yauware, Timika, dan dibuka langsung Bupati Johannes Rettob.

Sejak pagi, kawasan pusat kota Timika berubah menjadi panggung budaya. Para pelajar tampil dalam balutan pakaian adat, busana kreasi dan berbagai atribut bernuansa budaya Indonesia.

Kreativitas tersebut mengundang perhatian dan antusiasme masyarakat yang menyaksikan di sepanjang rute karnaval.

Dari total 130 peserta, sebanyak 34 peserta berasal dari PAUD/TK, 41 peserta dari SD, 25 peserta dari SMP, serta 30 peserta dari SMA/SMK.

Bupati Rettob mengapresiasi tingginya partisipasi pelajar dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, antusiasme peserta menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat tumbuh melalui ruang-ruang kreatif yang melibatkan generasi muda.

“Luar biasa, PAUD, TK, SD, SMP, SMA dan SMK ternyata ada 130 peserta yang ikut hari ini. Kita berikan tepuk tangan untuk anak-anak kita,” ujar Johannes.

Ia menilai karnaval bukan sekadar kegiatan hiburan dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkuat rasa kebersamaan, kecintaan terhadap budaya dan nasionalisme.

Bupati berharap kegiatan serupa dapat berkembang menjadi agenda tahunan dengan jumlah peserta yang lebih besar dan tampilan budaya yang semakin beragam.

“Tahun depan harap lebih banyak lagi. Anak-anak ini semua dengan gaya dan pakaian yang luar biasa. Kita semua memberikan semangat kepada anak-anak yang mengikuti karnaval ini,” katanya.

Di tengah kemeriahan karnaval, Bupati juga memberikan perhatian serius terhadap aspek keselamatan peserta. Pasalnya, rombongan melewati sejumlah ruas jalan utama yang masih berdekatan dengan aktivitas kendaraan.

Tim SD YPPK Waonaripi Tiga Raja Timika saat star karnaval budaya pelajar di Eme Neme Yauware, Selasa (11/8/2026) / Foto: EHO

Ia secara khusus meminta para guru dan pendamping, terutama yang mendampingi peserta PAUD dan TK, agar tidak lengah mengawasi anak-anak selama perjalanan.

“Bapak dan ibu guru tolong perhatikan anak-anak dengan baik. Kita jalan di jalan raya, ada kendaraan dan segala macam. Ikuti semua aturan yang sudah ditetapkan,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh peserta dan pendamping tetap berada di jalur yang telah ditentukan panitia serta mengikuti arahan petugas lalu lintas.

“Jaga anak-anaknya, jaga lalu lintas, jaga keamanan, jaga keselamatan. Kita keluar dan kembali lagi di sini dengan baik dan aman,” pesan Bupati.

Karnaval dimulai dari depan Gedung Eme Neme Yauware. Ratusan peserta kemudian bergerak menyusuri Jalan Budi Utomo, Jalan Cenderawasih hingga Jalan Yos Sudarso.

Dari kawasan lampu merah Bank Papua, rombongan berbelok menuju Jalan Belibis, sebelum akhirnya kembali ke Gedung Eme Neme Yauware sebagai titik finis.

Kehadiran para pelajar dengan beragam pakaian dan kreasi budaya membuat suasana pusat Kota Timika semakin semarak. Karnaval sekaligus memperlihatkan wajah keberagaman budaya yang hidup di tengah masyarakat Mimika.

Bagi Pemerintah Kabupaten Mimika, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan perayaan kemerdekaan yang tidak hanya meriah, tetapi juga memiliki nilai edukasi bagi generasi muda.

Melalui karnaval budaya, para pelajar diajak mengenal, mencintai dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia sejak dini.

Dengan melibatkan seluruh jenjang pendidikan, mulai PAUD/TK hingga SMA/SMK, Karnaval Budaya Pelajar diharapkan dapat terus berkembang menjadi tradisi tahunan yang semakin besar, kreatif dan menjadi salah satu ikon perayaan HUT Kemerdekaan RI di Mimika.

TIM

Exit mobile version