Bupati Mimika: 2.800 ASN Jalani Profiling untuk Penerapan Manajemen Talenta

Bupati JR Hasil Selter Eselon II
Bupati Mimika Johannes Rettob / Foto : EHO

Koreri.com, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mulai melakukan profiling terhadap sekitar 2.800 aparatur sipil negara (ASN) sebagai bagian dari persiapan penerapan sistem manajemen talenta di lingkungan pemerintahan daerah.

Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan, proses profiling berlangsung mulai Rabu hingga Sabtu pekan ini.

Profiling dilakukan untuk memetakan kompetensi, potensi, kinerja, serta rekam jejak setiap ASN.

“Ini merupakan tahapan menuju penerapan manajemen talenta. Setelah seluruh proses profiling selesai, kami akan meluncurkan sistem tersebut sebagai dasar dalam pengelolaan kepegawaian,” kata Rettob di Timika, Selasa (25/8/2026).

Menurut dia, hasil profiling akan menjadi salah satu dasar dalam pengembangan karier ASN, termasuk penempatan, pengangkatan, mutasi, promosi, hingga pemberhentian dari jabatan.

Melalui sistem tersebut, Pemkab Mimika ingin memastikan setiap ASN ditempatkan berdasarkan kompetensi, kinerja, potensi, dan rekam jejak yang terukur.

Rettob menilai penerapan manajemen talenta juga akan membuka peluang yang lebih adil dan transparan bagi ASN untuk mengembangkan karier sesuai kemampuan dan prestasi masing-masing.

Karena itu, ia meminta seluruh ASN melengkapi data pribadi dan riwayat pengembangan karier secara menyeluruh.

Data yang perlu diperbarui antara lain riwayat pendidikan dan pelatihan, penghargaan, pengalaman kepanitiaan, penugasan, serta berbagai capaian selama menjalankan tugas sebagai ASN.

“Semua pengalaman dan prestasi harus dimasukkan ke dalam data pribadi karena akan menjadi bagian penting dalam penilaian kompetensi setiap ASN,” ujarnya.

Profiling Digelar di Empat Lokasi
Profiling sekitar 2.800 ASN tersebut dilaksanakan di empat lokasi yang telah ditentukan Pemkab Mimika.

Pembagian peserta dilakukan melalui sistem kepegawaian. Setiap ASN akan memperoleh lokasi pelaksanaan sesuai pembagian berdasarkan nama masing-masing.

Rettob meminta seluruh ASN mengikuti proses profiling dengan serius karena hasilnya akan menjadi bagian penting dalam penataan birokrasi Pemkab Mimika kedepan.

Penerapan manajemen talenta diharapkan membuat pengelolaan ASN lebih terencana, objektif, dan transparan, terutama dalam menempatkan pegawai sesuai kapasitas serta kompetensinya.

Sistem ini juga diharapkan memperkuat profesionalisme aparatur sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Dengan pemetaan kompetensi yang lebih terukur, Pemkab Mimika akan memiliki basis data untuk mengidentifikasi ASN yang siap menduduki jabatan tertentu, pegawai yang masih membutuhkan pengembangan kompetensi, serta kebutuhan peningkatan kapasitas aparatur pada setiap organisasi perangkat daerah.

EHO

Exit mobile version