Koreri.com, Ambon – Ketua TP PKK Kota Ambon Lisa M. Wattimena, menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting tidak cukup hanya mengandalkan program pemerintah.
Perhatian orang tua, pola asuh, pemenuhan gizi, kebersihan lingkungan, serta kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci dalam memastikan anak tumbuh sehat dan berkualitas.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan pembagian produk olahan ikan bagi keluarga berisiko stunting di Kantor Negeri Laha, Kota Ambon, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Perikanan Kota Ambon bersama TP-PKK Kota Ambon, sebagai bagian dari upaya mendukung pemenuhan kebutuhan gizi bagi keluarga yang memiliki risiko stunting.
Dalam sambutannya, Lisa menyoroti besarnya peran orang tua, terutama ibu, dalam memastikan tumbuh kembang anak sejak masa kehamilan hingga usia pertumbuhan.
“Kalau masalah stunting, siapa yang paling dekat dengan anak? Ibu. Karena ibu yang setiap hari mengandung, menjaga, memberikan makan, dan mendidik anak,” ungkapnya.
Menurut Lisa, perhatian terhadap gizi anak harus dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua perlu memastikan anak mendapatkan makanan yang bergizi, pola asuh yang baik, serta lingkungan yang bersih dan sehat.
Ia juga mendorong masyarakat memanfaatkan potensi pangan lokal, khususnya ikan, sebagai sumber protein hewani dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
Menurut Lisa, sebagai daerah kepulauan, Kota Ambon memiliki sumber daya perikanan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak.
“Yang penting adalah bagaimana apa yang kita punya ini bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak kita,” ujarnya.
Lisa berharap pembagian produk olahan ikan tidak sekadar menjadi bentuk bantuan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi keluarga mengenai pentingnya konsumsi pangan bergizi.
Lisa menegaskan, persoalan stunting merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, keluarga, masyarakat, pemerintah negeri, kader PKK, hingga seluruh pemangku kepentingan perlu bergerak secara terpadu.
Ia juga mengingatkan bahwa pemenuhan gizi harus dibarengi dengan perhatian terhadap sanitasi dan kebersihan lingkungan, sehingga anak dapat tumbuh dalam kondisi yang sehat.
“Komitmen kita harus berjalan bersama. Mulai dari keluarga, negeri, sampai pemerintah, agar anak-anak kita mendapatkan asupan gizi yang baik dan tumbuh menjadi generasi yang sehat,” pesan Lisa.
Melalui semangat “Ikan Sehat, Anak Hebat, Menuju Generasi Emas”, Lisa mengajak masyarakat Kota Ambon memperkuat kepedulian terhadap pemenuhan gizi dan kesehatan anak.
Bagi Lisa, mencegah stunting bukan hanya soal memberi makanan, tetapi membangun kesadaran keluarga dan gerakan bersama untuk memastikan setiap anak Ambon memiliki kesempatan tumbuh sehat dan mencapai masa depan yang lebih baik.
JFL
