Koreri.com, Ambon – Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Seni Qasidah Indonesia Nusantara Jaya (DPD Lasqi-NJ) Kota Ambon kembali berjaya dan mengharumkan nama daerah itu dengan menyabet gelar juara umum di event Festival Pemilihan Duta Qasidah Tingkat Provinsi Maluku yang ke XXVIII Tahun 2025.
Kontingen Kota Ambon mampu menyabet 7 emas, 6 perak, dan 3 perunggu serta juara harapan satu pada satu kategori dengan akumulasi nilai 123 sebagai Juara Umum, mengalahkan 5 (lima) Kabupaten/Kota.
“Juara itu adalah bonus bagi yang bersungguh-sungguh dan memaknai arti cinta kepada Allah SWT,“ demikian disampaikan Wali Kota Ambon saat mengapresiasi prestasi peserta Duta Qasidah Kota Ambon, Jumat (11/10/2025).
Di kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kota Ambon Mourits Tamaela yang dipercayakan sebagai Ketua Kontingen membeberkan kiatnya memberikan motivasi demi meraih juara.
“Ada kategori yang menjadi keunggulan tersendiri serta target yang realistis dari kesiapan kontingen kurang lebih dalam satu bulan hingga akhirnya Kota Ambon mengukir jejak juara dan menjadi kado terindah di Oktober 2025,” tegasnya.
Senyum bahagia dan optimis pun terpancar dari Ketua DPD LASQI NJ Kota Ambon yang puas dengan hasil yang diraih.
Abas Rumadan mengaku sejak awal memegang kendali sebagai Ketua DPD sangat optimis akan memajukan LASQI NJ Kota Ambon dengan cara yang berbeda demi keberlangsungan potensi yang digali dari talenta Seni Qasidah anak-anak bekerja sama dengan stakeholder kota Ambon dalam program kedepan.
Diangkat menjadi Ketua DPD LASQI-NJ Kota Ambon yang minim pengalaman dan pemahaman tentang LASQI tak membuat dirinya patah arang. Sebaliknya Rumada memiliki harapan hingga mampu mengukir prestasi diawal kepemimpinannya.
Juara Umum Duta Qasidah Kota Ambon dalam Festival Qasidah Gambus Tingkat Provinsi Tahun 2025, merupakan catatan manis bagi seluruh pengurus DPD LASQI-NJ Kota Ambon.
“Dari minim pengalaman, minim prestasi serta minim pengetahuan maka dari sinilah motivasi tertancap, kreasi tumbuh dalam ide-ide baru dan kami pengurus yakin bahwa Allah SWT Tuhan yang Maha Kuasa menjawab untuk sebuah proses yang sungguh-sungguh, ikhlas dan tetap berikhtiar,” tegasnya.
Dan satu hal lagi, sambung Rumadan, kontingen Kota Ambon selalu merendah walau dianggap yang terbaik.
“Kita pun selalu legowo menjunjung tinggi sportivitas dan jauh dari segala bentuk kompromi negatif. Sebab kami yakin hasil terbaik itu bukan secara instan melainkan suatu proses dan usaha panjang yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dan ikhtiar. Beta Par Ambon, Ambon par Samua….,” pungkasnya.
JFL































