Guru Honorer di Timika Blokade Jalan

tutwuri 1

Koreri.com, Timika (12/12) – Sejumlah guru honorer yang bertugas di Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan Mimika, Papua melakukan blokade Jalan Yos Sudarso di Timika, Selasa.

Para guru honorer tersebut menyuarakan tuntutan mereka terkait insentif yang belum terbayarkan selama tahun 2017 kepada Kepala Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan Mimika, Jenny Usmanny.

“Sudah 12 bulan kami menunggu. Kami 810 guru bukan pencuri, tidak mengemis. Kami menuntut hak, sudah satu tahun,” ujar orator ketika melakukan orasinya.

Para guru honorer tersebut menuntut penjelasan dari Jenny Usmanny dan meminta pertanggung-jawabannya atas tidak terbayarnya insentif mereka.

Seperti diketahui, dalam kepemimpinan Jenny Usmanny, para guru honorer telah menerima dua kali pembayaran insentif yakni pada semester I dan II tahun anggaran 2016.

Perwakilan guru honorer yang melakukan demo telah membuat laporan resmi dengan menyertakan beberapa bukti ke Polres Mimika terkait dugaan korupsi dana Rp. 47 miliar yang dianggarkan dalam APBD induk 2017 dalam pos pembayaran insentif guru tahun ini.

“Yang curi sendal kalian tangkap tapi yang korupsi kenapa tidak bisa,” kata seorang guru dengan berapi-api.

Kompol Arnolis Korowa selaku Wakapolres Mimika yang memimpin pengamanan demo para guru itu mengatakan sebenarnya mediasi telah dijadwalkan sekitar dua minggu lalu di Aula Polres Mimika, Mile Post 32, namun pihak guru honorer tidak menghadiri pertemuan tersebut.

Para guru honorer menyatakan sudah tak percaya lagi dengan jalur mediasi karena terbukti tidak memberikan solusi dan bahkan janji DPRD Mimika bahwa pembayaran insentif akan dilakukan pada Oktober belum terealisasi hingga Desember 2017 ini.

“Jujur, tidak ada lagi institusi yang kami bisa percaya,” tegas seorang orator dalam aksi itu.

MP-RR

Exit mobile version