11 Daerah Zona Merah Covid-19, Jumlah Positif 119 Kasus

Koreri.com, Jayapura – Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule mengatakan saat ini kasus positif akibat wabah virus mematikan itu sudah merebak ke 11 Kabupaten / Kota di wilayah itu.

“Tambahan 2 Kabupaten, Biak Numfor dan Boven Digoel jadi sudah 11 Kabupaten / Kota daerah zona merah Covid -19,” kata dokter Sumule saat video conference via Zoom Streaming Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua, Skyland, Kota Jayapura, Selasa (21/4/2020).

Dijelaskan, hingga Selasa (21/04/2020) pukul 19.00 WIT, bertambah 12 kasus dari 107 kasus menjadi 119 kasus.

“Dari 119 kasus positif yang dirawat sebanyak 83 orang, sembuh 29 orang dan meninggal 7 orang,” jelas Jubir.

Untuk tambahan 12 kasus baru positif Covid -19, Kabupaten Mimika 5 pasien, Biak Numfor 2 pasien, Keerom 2 pasien, Boven Digoel 1 pasien, Kabupaten Jayapura 1 pasien dan Kota Jayapura 1 pasien.

Sebaran kasus covid – 19 di 11 Kabupaten / Kota, Provinsi Papua.

Mimika 36 kasus, 28 orang dalam perawatan, 5 orang sembuh dan 3 orang meninggal.

Kota Jayapura 31 kasus, 16 orang dalam perawatan, 12 orang sembuh dan 3 orang meninggal.

Kabupaten Jayapura 24 kasus, 17 orang dalam perawatan (2 orang dirujuk), 6 orang sembuh dan 1 orang meninggal.

Kabupaten Merauke 9 kasus, 5 orang dalam perawatan, 4 orang sembuh.

Kabupaten Keerom 6 kasus, 6 orang dalam perawatan (4 orang dirujuk), 3 orang meninggal.

Kabupaten Sarmi 4 kasus, 2 orang dalam perawatan (2 dirujuk), 2 orang sembuh.

Kabupaten Nabire 3 kasus, 3 orang dalam perawatan.

Kabupaten Jayawijaya 2 kasus, 2 orang dalam perawatan.

Kabupaten Biak Numfor 2 kasus, 2 orang dalam perawatan.

Kabupaten Mamberamo Tengah 1 kasus, 1 orang dalam perawatan (1 dirujuk).

Kabupaten Boven Digoel 1 kasus, 1 orang dalam perawatan (1 dirujuk).

Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah 39 orang dari 131 menjadi 170 orang.

Untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada penambahan 57 orang dari 3.658 menjadi 3.715 orang.

“Kita sudah test Polymerase Chain Reaction (PCR) 467 sampel,” ujarnya.

Menurut Sumule, dengan adanya tambahan 12 kasus baru menunjukkan pelaksanaan protokol kesehatan yang sudah sering disampaikan pemerintah social distancing, physical distancing belum berjalan dengan efektif.

“Jika angka ini semakin naik dan yang dirawat semakin banyak. Dipastikan bahwa rumah sakit kita akan kewalahan untuk menghadapi persoalan ini,” kata Sumule.

Untuk itu, Sumule mengingatkan bahwa masyarakat adalah gerbang garda terdepan dalam penanganan persoalan covid-1`9 di Provinsi Papua.

“Kami minta perhatian dari seluruh masyarakat untuk terus- menerus mematahui seluruh prosedur ketentuan yang sudah disampaikan pemerintah untuk lawan Covid-19,” tegasnya.

OZIE

Exit mobile version