Fokus  

Kabid Humas: Situasi Kamtibmas BVD Sudah Kondusif

Kabid Humas Polda Pap Kamal BVD

Koreri.com, Jayapura – Pasca aksi pembakaran dan pengrusakan rumah Wakil Bupati Boven Digoel (BVD) sejak minggu malam hingga senin malam, dilaporkan situasi di kota Tanah Merah mulai berangsur kondusif.

Kepala bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ahamad Musthofa Kamal, mengatakan situasi Kabupaten Boven Digoel sudah kondusfif pasca terjadinya mobilisasi massa pendukung Paslon 04 Yusak – Yacobus.

“Jadi, tadi pagi beberapa personel juga telah melakukan pembersihan di beberapa titik yang dilakukan pemalangan menggunakan ban bekas yang dibakar,” kata Kabid Humas dalam rilisnya, Selasa (1/12/2020).

Dikatakan, sepulangnya massa dari Pembakaran terhadap rumah Wakil Bupati Boven Digoel, beberapa oknum masyarakat melakukan penyerangan terhadap personel TNI-Polri yang tengah melakukan pengamanan di Pos KPU.

“Saat ini anggota masih terus melakukan penjagaan di Kantor KPU Boven Digoel guna mengantisipasi hal-hal yang tidak dinginkan,” katanya.

Massa berhasil dikendalikan dan aparat kepolisian terus melakukan koordinasi dengan paslon no urut 4 dan berkomitmen tidak akan melakukan moblisasi massa maupun aktifitas lainnya dan akan melakukan gugatan sesuai mekanisme hukum yakni melalui Panwas.

“Kami mengimbau kepada warga agar tidak melakukan aksi yang merugikan dan menganggu situasi keamanan di Kabupaten Boven Digoel,” pungkasnya.

Sebelumnya, diberitakan rumah Wakil Bupati Kabupaten Boven Digoel, Chairul Anwar dibakar massa pendukung salah satu pasangan calon yang digugurkan oleh KPU Republik Indonesia.

Menurut laporan, diduga aksi tersebut dilakukan kelompok massa pasangan calon Yusak Yaluwo-Yakob Waremba yang tidak terima akan keputusan KPU RI terkait pembatalan keikut sertaan pasangan tersebut dalam Pilkada Serentak 2020.

Keputusan pembatalan tersebut pun memicu gelombang protes yang terjadi di Kota Boven Digoel pasca putusan dikeluarkan pada Minggu 29 November 2020 kemarin. Gelombang protes ini akhirnya berujung pembakaran rumah dinas Wakil Bupati Boven Digoel.

Massa mengklaim, bahwa pembatalan ini sarat kepentingan, sebab pasangan Yusak Yaluwo-Yakob Waremba sudah disahkan KPU Boven Digoel sebagai calon peserta Pilkada 2020.

VER

Exit mobile version