Koreri.com, Jayapura – Sekretaris II Dewan Adat Papua Jhon Gobay meminta kepada seluruh masyarakat di Papua untuk tidak terprovokasi terkait kasus rasisme oleh Ambroncius Nababan terhadap Natalius Pigai.
Jhon dalam pernyataannya, pihaknya telah bertemu Kapolda Papua dan meminta agar pelaku rasisme, segera di tangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.
“Kami tidak ada masalah dengan suku Batak, karena kasus rasisme ini dilakukan oleh oknum bukan mengatasnamakan suku. Ini harus diproses secara hukum agar orang memahami etika dalam berkomunikasi melalui media sosial,” akuinya.
Sekali lagi, tegas Gobay, tidak ada manusia di dunia ini yang merupakan keluarga dari sebutan sebuah binatang seperti yang diucapkan kepada saudara Natalius Pigay.
“Kami ini manusia sejati, baik Natalius Pigai, saya dan semua orang yang ada di Papua ini manusia sejati. Pemilik Negeri Tanah Papua yang di sebut surga yang jatuh di bumi. Kami harap dengan kasus ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua di Indonesia untuk tidak melakukan tindakan rasis kepada siapa saja,” tegasnya.
Selain itu, Gobay juga meminta kepada seluruh masyarakat Papua untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi atas kasus rasisme ini.
“Serahkan kasus tersebut kepada pihak Kepolisian. Mari kita jaga agar Papua tetap aman, dan kalau ada yang mau menyampaikan pendapat gunakanlah media yang jelas dan sampaikan dengan sopan, tidak lagi menimbulkan tindakan rasis,” pungkasnya.
VDM