Koreri.com, Jayapura – Sekolompok massa melakukan pengrusakan kantor Bupati dan kediaman Bupati Kabupaten Asmat pasca pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Asmat terpilih di Gedung Negara, Dok V atas, Kota Jayapura, Rabu (3/3/2021).
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ahmad Musthofa Kamal, menjelaskan kronologis kejadian sekitar pukul 10.00 WIT, personel TNI-Polri di Ploting pada 3 titik untuk mengamankan jalannya pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Asmat secara virtual di kantor kominfo, KPU dan Bawaslu.
“Pukul 12.00 WIT, acara pelantikan Virtual Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Asmat Yang dilaksanakan di Gedung Negara Jayapura telah selesai,” ujar Kamal.
Selanjutnya, personel yang melaksanakan pengamanan di Kantor Kominfo mendapatkanlaporan dari PNS di Kantor Bupati bahwa ada masa pendukung paslon nomor urut 02 yang dipimpin oleh calon Wakil Bupati nomor urut 02 Bonifasius Jakfu yang membuat keributan karena menolak hasil Pemilukada di Kabupaten Asmat.
Personel bersama Kapolres Asmat menuju ke Kantor Bupati untuk meredahkan keributan dari massa pendukung Paslon nomor urut 02. Personel dan Kapolres tiba di Kantor Bupati dan berusaha menenangkan masa.
“Namun massa tidak menerima imbauan yang diberikan oleh Kapolres Asmat dan selanjutnya massa melanjutkan Orasi tersebut ke Kantor KPU dan Kantor Bawaslu Kabupaten Asmat dengan di kawal oleh personel Polres Asmat,” jelasnya.
Setelah melakukan Orasi di Kantor KPU dan Bawaslu Kabupaten Asmat, massa kemudian kembali ke Kantor Bupati Kabupaten Asmat dan langsung melakukan tindakan anarkis dengan merusak Gedung Aula Ja Asamanam Ap Camar yang berada.
“Anggota yang berada di tempat kejadian langsung mengambil tindakan yang terukur dengan mengeluarkan tembakan peringatan dan memukul mundur massa. Massa yang di pukul mundur oleh Anggota kemudian berlari menuju Kantor KPU Kabupaten Asmat dan kembali melakukan Pengerusakan,” jelas Kombes AM. Kamal.
Dikatakan, masyarakat yang sudah berkumpul di Sekretariat Paslon nomor urut 02 di Jalan Bintang laut mendengar bahwa situasi Kantor Bupati Kabupaten Asmat yang sudah dirusak. Massa yang sudah siap dengan alat tajam, Panah, tombak langsung menuju kediaman Bupati Asmat Bapak Elisa Kambu, S.Sos, dan langsung melakukan pengerusakan.
“Personel yang melakukan pengamanan pada Pos Kediaman Bupati Asmat juga ikut di serang oleh Massa yang dari Sekretariat Paslon nomor urut 02,” katanya.
Selanjutnya massa dari Kompleks Pelabuhan Lama Agats keluar dengan memegang alat tajam dan merusak Ruko-ruko dan kios di sepanjang jalan Yos Sudarso Agats dan melakukan penjarahan.
Kombes Pol Kamal mengatakan sebanyak 11 orang dan saat ini masih dalam pemeriksaan penyidik Reskrim Polres Asmat.
“Pasca kejadian, situasi di Kabupaten Asmat relatif kondusif, personil gabungan TNI dan Polri terus melakukan patroli di seputaran Kota Agats untuk menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif,” katanya.
Dihimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Asmat intuk tetap tenang dan tidak mudah terhasut oleh pihak2 yang tidak bertanggungjawab memanfaatkan situasi untuk mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Asmat.
VER
