Bertemu Wapres, Gubernur Mandacan Sampaikan 7 Point Usulan Pembangunan

WhatsApp Image 2021 03 10 at 16.58.27
Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan bertemu dengan Wakil Presiden RI Ma'aruf Amin di ruang rapat Wapres, jakarta Rabu (10/3/2021). (Foto : Istimewa)

Koreri.com,Jakarta– Untuk mendorong pembangunan Provinsi Papua Barat melalui program pemerintah maka Gubernur Drs Dominggus Mandacan bertama sejumlah pimpinan OPD terkait bertemu Wakil Presiden RI Ma’aruf Amin di ruang rapatnya, Jakarta, Rabu (10/3/2021).

Dalam pertemuan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) itu, Gubernur Dominggus Mandacan menyempakan 7 point usulan terkait dengan pelaksanaan Inpres nomor 9 tahun 2020 tentang percepatan pembangunan kesejahteraan Provinsi Papua dan Papua Barat kepada Wakil Presiden Ma’aruf Amin sebagai ketua tim.

Menurut Dominggus Mandacan, 7 program usulan yang disampaikan kepada pemerintah pusat menjadi prioritas atau quick wins karena itu pemprov Papua Barat ingin mendapat arahan dari ketua tim Inpres nomor 9 tahun 2020 yaitu Wakil Presiden RI.

7 program usulan Pemerintah Provinsi Papua Barat yaitu:

1 Penataan kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Papua Barat yang bertemakan konservasi, keanekaragaman hayati, budaya dan religi. Terdiri dari dua simpul utama yaitu, Sorong – Raja Ampat yang sudah terbangun dan simpul Manokwari – Pegunungan Arfak.

2 Layanan dasar pendidikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yaitu dengan pendirian pendidikan vokasi atau pusat latihan kerja untuk menghasilkan tenaga terampil siap pakai yang professional dan pendirian sekolah SMU unggul menghasilkan siswa unggul berwawasan nasionalisme, siap diserap oleh berbagai perguruan tinggi dsn pendidikan kedinasan.

Delegasi Pemerintah Provinsi Papua Barat bertemu Wakil Presiden Ma’aruf Amin di ruang Rapata Wapres, Jakarta, Rabu (10/3/2021). (Foto : Istimewa)

3 Peningkatakan layanan dasar kesehatan dengan membangunan dan mengembangkan Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) sebagai rumah sakit rujukan, dimana sudah terbangun 60 persen sehingga dibantu penyelesaiannya.

4 Peningkatan nilai tambah produk unggulan daerah non deforestasi beriorentasi ekspor, pusat pengembangan teknologi dan inovasi Kakao dan Kopi di Ransiki, Manokwari Selatan serta pabrik pakan ternak di Kabupaten Manokwari.

5 Pembangunan infrastruktur terkait aksebilitas untuk mendukung pelayanan masyarakat dan pergerakan ekonomi wilayah, pembangunan ruas jalan, jembatan, bandara, pelabuhan laut dan sarana trasportasi laut (Kapal) yang berfungsi sebagai pengumpul atau pengumpan bagi tol laut di Papua Barat.

6 Pembangunan kawasan-kawasan khusus di Papua Barat diantaranya, KEK Sorong, Kawasan Industri Bintuni, Kawasan strategis Provinsi berfungsi lindungi mahkota permata tanah papua, kawasan ketahanan pangan (Food Estate berbasis sagu/ pangan lokal).

7 Keberpihakan terhadap masyarakat adat dan orang asli papua dengan membantu proses pemetaan hak ulayat, registrasi dan penertiban sertifikat hak komunal serta pemberian hak pengeloaan adat.

KENN

Exit mobile version