Teluk Bintuni Prioritaskan Infrastruktur Jalan, Pelabuhan dan Bandara di Tahun 2022

WhatsApp Image 2021 04 22 at 22.34.35
Bupati Teluk Bintuni Ir Petrus Kasihiw,M.T (tengah), Plt Sekda Frans Awak dan Kepala Bappeda Dr Alimudin pada saat Musrenbang RKPD Papua Barat tahun 2022 berlangsung secara virtua, Selasa (20/4/2021).(Foto : Doc. Humas Teluk Bintuni)

Koreri.com, Bintuni– Untuk mendukung keberadaan industri Bintuni dan mendukung investasi nasional di tanah Sisar Matiti ini maka Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni mempriotaskan pembangunan infrastruktur pendukungan trasportasi laut, darat dan udara.

Bupati Teluk Bintuni Ir Petrus Kasihiw,M.T mengatakan, pada pelaksanaan forum OPD Papua Barat pekan lalu Pemerintah daerah setempat menguslan sejumlah program untuk mendukung percepatan pembangunan kesejahteraan masyarakat.

“Kami telah ajukan beberapa usulan program tersebar di OPD untuk dapat diakomodir dalam rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Provinsi Papua Barat tahun 2022, yang diprioritaskan adalah pertama pembangunan pelabuhan baru Muturi, kedua pembangunan bandara baru Meyado, ketiga pembangunan dan peningkatan beberapa ruas jalan dan jembatan untuk mendukung keberadaan kawasan industry di Kabupaten Teluk Bintuni,” kata Bupati Kasihiw saat musrenbang RKPD Papua Barat tahun 2022 melalui virtual, Selasa (20/4/2021) lalu.

Dikatakan Bupati bahwa pemerintah daerah juga mengusulkan pembebasan lahan seluas 200 hektar untuk pembangunan kawsan industri di Kampung Onar, Distrik Sumuri, Kabupaten Teluk Bintuni.

Pada kesempatan itu Bupati Kasihiw juga menyampaikan capai pembangunan yang dikerjakan selama periode pertama terutama peningkatan makro di Kabupaten Teluk Bintuni dimana indeks pembangunan manusia (IPM) meningkat dari 62,39 % menjadi 64,00 % pada tahun 2020.

Kemudian indeks kemiskinan menurun dari 30,30 % pada tahun 2019 menjadi 29,65 % pada tahun 2020, angka pengangguran pada tahun 2019 sebesar 5,93 % meningkat menjadi 8,03 % sebagai dampak dari pandemi COVID-19, konstrasi ekonomi nasional dan regional.

“Kabupaten Teluk Bintuni merupakan daerah tujuan investasi nasional dimana terdapat dua proyek strategis nasional, karena kawasan industri Bintuni merupakan kawasan prioritas nasional dalam RPJMN 2019-2024.’ Sebut Petrus Kasihiw.

KENN