Rakorda DPD Hanura Papua Menuju Kemenangan Pemilu 2024

WhatsApp Image 2021 07 03 at 04.42.43
Rakorda DPD Hanura Provinsi Papua di Hotel Horizon Kotaraja, Kota Jayapura, Jumat (2/7/2021) / Foto: Seo Balubun

Koreri.com, Jayapura – Dewan Pimpin Daerah Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Papua melaksanakan rapat koordinasi daerah (Rakorda) dan konsolidasi politik menuju kemenangan pada pemilihan umum 2024 nanti.

Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Papua, Kenius Kogoya, mengatakan rapat koordinasi daerah ini lebih kearah konsolidasi dan koordinasi persiapan pemilu 2024.

“Jadi, tahun 2021 ini semua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) akan melaksanakan musyawarah cabang (Muscab) dalam rangka mempersiapkan diri melakukan konsolidasi organisasi, revitalisasi struktur di tingkat DPC, Pengurus Anak Cabang (PAC) dan ranting,” kata Kenius Kogoya kepada wartawan usai pembukaan Rakorda Hanura di Hotel Horizon Kotaraja, Kota Jayapura, Jumat (2/7/2021).

Menurutnya, Partai Hanura termasuk salah satu partai yang besar di Papua dengan memiliki kursi legislatfi yang cukup banyak di tingkat DPRD Kabupaten / Kota dan Provinsi.

“Sehingga kami ingin melakukan rapat koordinasi ini untuk memantapkan langkah – langkah kerja politik menuju kemenangan pemilu 2024,” ujarnya.

Rakorda Hanura ini juga untuk mempersiapkan diri lebih awal menghadapi pesta demokrasi pemilu 2024 karena tahun 2022 KPU sudah melakukan verifikasi partai politik.

“Maka kita sudah harus mempersiapkan diri lebih awal, baik itu menyangkut struktur organisasi dan juga sarana prasarana pendukung dalam mempersiapkan kerja – kerja politik,” jelas Kenius.

Dikatakan, dari 29 Kabupaten / Kota hanya ada 4 DPC yang tidak hadir. “Jadi, rakor ini dihadiri semua ketua – ketua DPC dan sekretaris serta kurang lebih 48 anggota DPRD Kabupaten/Kota se – Provinsi Papua,” ujarnya.

Ditegaskan, DPD Partai Hanura akan memberikan sanksi bagi pengurus DPC yang tidak aktif menuju kemenangan pada pemilu 2024 mendatang.

“Tentu itu menjadi wewenang DPD untuk memberikan sanksi peringatan pertama bagi DPC yang tidak aktif dan tentu dalam pelaksanaan muscab untuk DPC pasti dipertimbangkan apakah dia lanjut untuk dipilih atau tidak masuk sebagi calon ketua DPC pada saat muscab nanti,” tegas Kenius.

SOE

Exit mobile version