Tokoh Pemuda Yohan-Sorpus Siap Bersama Polri Ciptakan Kamtibmas PBD Kondusif

IMG 20260509 WA0025 scaled
Silaturahmi Polda Papua Barat Daya dengan tokoh pemuda kompleks Yohan dan Sorpus di Rumah Makan Mini, Kota Sorong, Provinsi PBD, Sabtu (9/5/2026). Foto/Ist

Koreri.com, Sorong– Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Daya melalui Direktorat Intelkam menggelar silaturahmi bersama para Tokoh Pemuda dari Kompleks Yohan dan Sorpus di Kota Sorong, Sabtu (9/5/2026)

Silaturahmi yang berlangsung penuh keakraban kekeluargaan ini diikuti Direktur Intelkam Polda Papua Barat Daya Kombes Pol. Angling Guntoro,S.I.K didampingi beberapa anggotanya, tokoh kedua kompleks bersama pemudanya berlangsung di salah satu rumah makan.

Direktur Intelkam Polda Papua Barat Daya Kombes Pol Angling Guntoro, S.I.K mengatakan, acara silaturahmi untuk membangun kebersamaan dalam rangka menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Sorong.

“Pentingnya menjaga situasi dan kondisi keamanan di kota sorong agar tetap kondusif, mengingat kota sorong merupakan ibu kota provinsi Papua Barat Daya yang sedang dalam masa peralihan dan perkembangan pesat,” ucap Kombes Angling dalam acara tersebut.

Angling berharap, kerjasama antara aparat kepolisian dan masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang aman, di mana anak – anak dapat bersekolah dengan tenang, masyarakat dapat bekerja dengan nyaman, dan aktivitas ekonomi (termasuk pasar) dapat berjalan lancar tanpa gangguan.

Dir Intelkam mengajak tokoh pemuda dan masyarakat untuk terus berkolaborasi dalam merancang kegiatan yang mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya di wilayah Klademak, Sorpus dan sekitarnya.

Pasa kesempatan itu perwakilan pemuda berikan masukan kepada kepolisian agar perlunya perlunya penertiban minuman keras (miras) di Kota Sorong karena merupakan sumber dari semua masalah yang terjadi. Karena itu, pihak kepolisian perlu meningkatkan frekuensi patroli pada malam hari.

“Faktor kejahatan karena kurang lapangan kerja, perlunya kegiatan positif berupa turnamen olahraga dan pentas seni budaya dan juga didorong harus adanya Peraturan Daerah (Perda) yang tegas untuk mengatur peredaran miras di Kota Sorong,” ujar perwakilan tokoh pemuda.

RED

Exit mobile version