8 Pejabat Administrator – Pengawas Maluku Resmi Dilantik, Ini Daftarnya

Wagub Orno Lantik Pontoh jadi Ass 3 kor
Wagub Maluku Barnabas Orno saat memimpin prosesi pelantikan

Koreri.com, Ambon – Wakil Gubernur Barnabas Nathaniel Orno melantik 8 pejabat pimpinan tinggi pratama administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku bertempat di lantai VII Kantor Gubernur setempat, Rabu, (7/7/2021).

Kedelapan pejabat tersebut adalah :

  1. dr. Meikyal Pontoh, M. Kes sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi Maluku/II.a, Nomor SK 325 Tahun 2021/5 Juli 2021.
  2. Muhammad Syukur Assel, SE, M.Si sebagai Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Maluku/III.a, Nomor SK 326 Tahun 2021/5 Juli 2021.
  3. Raden Affandy Zarkasyi Hasanussi, S.STP, M.Si, sebagai Kepala Bagian Reformasi Birokrasi dan Akuntabilitas Kinerja pada Biro Organisasi Setda Provinsi Maluku/III.a, Nomor SK 326 Tahun 2021/5 Juli 2021.
  4. Ir. Meiskel Saiya sebagai Sekretaris pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Maluku/III.a, Nomor SK 326 Tahun 2021/5 Juli 2021.
  5. Ferlly Patricia Kho, S.Sos, M.M, sebagai Kepala Sub Bagian Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan pada Sekretariat Dinas Pariwisata Provinsi Maluku/IV.a, Nomor SK 326 Tahun 2021/5 Juli 2021.
  6. Marlein Titing, S.Sos, M.Si, sebagai Kepala Seksi Pemasaran, Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Hubungan Antar Lembaga pada Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Provinsi Maluku/IV.a, Nomor SK 326 Tahun 2021/5 Juli 2021.
  7. Ineke Theresia Samua, SH, sebagai Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Umum pada Sekretariat Dinas Pariwisata Provinsi Maluku/IV.a, Nomor SK 326 Tahun 2021/5 Juli 2021, dan
  8. Rahmadi Bandjar, SE sebagai Kepala Seksi Analisa dan Strategi Pemasaran pada Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi Maluku/IV.a, Nomor SK 326 Tahun 2021/5 Juli 2021.

Wagub dalam sambutannya mengatakan, pelantikan pejabat struktural yang dilakukan hari ini, merupakan lanjutan dari kebijakan penataan birokrasi untuk mewujudkan birokrasi yang kuat dan profesional, yang mampu menerjemahkan dan mewujudkan visi misi pemerintah daerah.

“Apalagi, kita telah memasuki tahun ketiga periode kepemimpinan pemerintahan 2019-2024,” sambungnya.

Dengan demikian, jajaran birokrasi Pemprov Maluku harus mampu menghadapi persaingan dengan terobosan baru. Kuncinya adalah kecepatan kreativitas dan inovasi. Harus berani mengambil jalan perubahan, melakukan reformasi dan meninggalkan pola pikir lama.

“Tidak boleh ada lagi kerja linear dan rutinitas birokrasi. Harus berubah dan berbenah, salah satunya melalui penataan birokrasi.

Oleh sebab itu penataan birokrasi ini harus dimaknai sebagai kebutuhan organisasi untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah,” pungkasnya.

Sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas, Mantan Bupati MBD ini menginstruksikan tiga hal strategis kepada kedelapan pejabat yang baru dilantik. Pertama, mereka harus terpanggil untuk mengambil peran sesuai tugas pokok dan fungsi, juga bekerja lebih cerdas dan cepat dalam membantu penanganan Covid-19.

“Kedua, melakukan pembaharuan dalam bidang tugas masing-masing. Menciptakan terobosan dan inovasi sebagai percepatan pembangunan dan kemajuan daerah serta kemaslahatan masyarakat. Hal ini untuk meningkatkan indeks inovasi daerah,” tuturnya.

Dan ketiga, junjung tinggi integritas sebagai pejabat publik serta pegang teguh sumpah janji. Karena jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Tidak hanya kepada pemerintah, negara dan masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT Tuhan yang Maha Kuasa.

Ditempat yang sama, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Maluku Jasmono menyampaikan untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Dinas Kesehatan yang ditinggalkan Meykal Pontoh akan diadakan seleksi terbuka untuk  jabatan tersebut.

“Jadi sementara akan ditunjuk pelaksana tugas Kadis Kesehatan sambil menunggu proses seleksi,” pungkasnya.

Pelantikan tersebut diikuti secara virtual oleh dua orang.

BKL

Exit mobile version