Bagikan 50 Kostum Bola, Danramil Salahutu Puji Solidaritas Tim Bola ATP Tulehu

Danramil Salahutu Akademi Bola Tulehu
Danramil Salahutu Letda Inf. M. Jen Anjarang saat bersama-sama anak-anak ATP di lapangan Matawaru, Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (25/7/2021) pagi.

Koreri.com, Tulehu – Danramil Salahutu Letda Inf M. Jen Anjarang melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dan pembagian Kostum bola sebanyak 50 buah dan bola 1 buah kepada anak-anak Akademi Tulehu Putra di lapangan Matawaru, Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (25/7/2021) pagi.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Ketua Asprov PSSI Maluku Sofyan Lestaluhu, Pelatih Akademi Tulehu Putra Rahel Tuasalamony, serta jajaran pengurus Akademi Tulehu Putra.

Selain membagikan kostum dan sebuah bola, Danramil juga memberikan motivasi kepada anak-anak tersebut.

Dalam motivasinya, Danramil mengajak anak-anak untuk tetap bersemangat dalam kebersamaan dan selalu jaga kekompakan diantara sesama.

“Semoga persepak bolaan yang ada di Tulehu ini terus maju dan dapat menciptakan anak-anak berbakat seperti senior-senior mereka yang telah berkiprah di kanca persepak bolaan nasional dan Internasional,” ajaknya.

Tak lupa, Danramiil juga mengingatkan sikap kehati-hatian dalam berlatih.

“Selalu berhati-hati dalam latihan, jangan sampai terluka. Laksanakan latihan dengan penuh semangat dan kekompakan serta kedepankan sportivitas,” pintanya.

Danramil juga menekankan soal kehidupan di masa Adaptasi Kebiasaan Baru atau New Normal yang kini berlangsung di seluruh Indonesia dan dunia temasuk Maluku pasca pandemi Covid-19 yang mengglobal.

“Sesampai di rumah, jangan lupa cuci tangan, selalu pakai masker saat bepergian dan jaga jarak dan jaga kesehatan,” tandasnya.

Joshua Renyaan

Danramil secara khusus menyampaikan pujiannya. Menurutnya, ada yang sedikit unik dari persepak bolaan di Tulehu.

Para pemain dan Pelatih Akademi Tulehu Putera ternyata memiliki solidaritas yang cukup tinggi.

“Seperti yang kita ketahui, bahwa di pesepakbolaan Desa Tulehu hanya memiliki tim sepak bola yang beragama Muslim saja. Uniknya mereka memiliki satu putra Non Muslim yang ikut bergabung bermain sepak bola bersama saudara Muslimnya di Tulehu,” pujinya.

Dia adalah Joshua Renyaan (11), seorang bocah yang masih duduk dibangku SD ini memiliki solidaritas yang tinggi dengan ikut bermain sepak bola bersama Akademi Tulehu Putera yang notabene beragama muslim.

Joshua diketahui beragama Kristen Protestan, ia bersekolah di SD Kudamati Ambon dan tinggal di daerah Kudamati Kota Ambon.

Kehadiran Joshua di desa Tulehu, Maluku Tengah sangatlah dianggap berpengaruh positif di Desa Tulehu.

Masyarakat serta anak-anak disana sangat gembira dan senang menerima kehadiran Joshua yang telah bergabung di club sepak bola Akademi Tulehu Putera.

Joshua juga diketahui sangat senang dalam berolahraga khususnya sepak bola. Ia meminta kepada orang tuanya untuk mengikuti latihan sepak bola pada Akademi Tulehu Putera di Desa Tulehu, Maluku Tengah.

Pada kesempatan tersebut Danramil juga menyampaikan dengan kehadiran Joshua semoga dapat mempersatukan umat beragama yang dahulunya sempat terjadi kesalahpahaman antar umat beragama, karena kita semua adalah satu yaitu NKRI.

Sebagai simbolis, Danramil juga memberikan kostum bola kepada Muhammad Neymar Lestaluhu (9).

Neymar adalah putra dari Ketua Asprov PSSI Maluku Sofyan Lestaluhu.

JFL