as

Fokus  

Sambangi Pondok Jualan, Keluarga Dominggus Mandacan Bagi 2000 Paket Sembako

IMG 20210727 WA0002
Keluarga Drs Dominggus Mandacan berbagi kasih kepada para pondok jualan di Wilayah Kabupaten Manokwari, Selasa (27/7/2021).(Foto : Istimewa)

Koreri.com, Manokwari– Untuk memutus mata rantai penyebaran corona virus disease 2019 (COVID-19) terutama masyarakat yang terdampak akibat pandemi ini, semua pihak punya kepedulian untuk membantu.

Apalagi dalam status penerapan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 di Papua Barat, maka Kabupaten Manokwari juga batasi jam kerja serta waktu jualan akibatnya banyak mama-mama papua penghasilan menurun.

Untuk mengantisipasi faktor ekonomi, pemerintah membagikan bahan pokok kepada warga tidak mampu tetapi melalui lembaga keagamaan.

Untuk mendukung program pemerintah pada sektor ekonomi maka Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan secara pribadi dan keluarga membagikan 2000 paket sembako kepada para pedangan di pondok jualan.

“Sekarang ada di tengah mama-mama dong semua, ada berkat Tuhan melalui jabatan Gubernur Papua Barat, secara pribadi saya dan ibu berbagi kasih kepada umat terutama yang punya pondok-pondok jualan pinang, sayur, minyak, bakso dan jualan lain di emper-emper jalan, ini berkat Tuhan yang diberikan kepada orang lain yang membutuhkan,” kata Dominggus Mandacan saat mengunjungi para penjual pinang di Maripi, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari, Selasa (27/7/2021).

Mantan Bupati Manokwari dua periode ini menuturkan, dirinya bersama keluarga telah menyalurkan bantuan sembako daerah kota, Marina hingga ke Maruni.

“Dalam kantong itu ada beras 10 kilogram, gula 1 kilo, minyak goreng 1 liter, tepung 1 kilo dan teh celup 1 dos itu dari keluarga Dominggus Mandacan bukan pemerintah, semoga dapat bermanfaat bagi para pedagang dan mama-mama,” ujarnya.

Dia berharap, jangan lihat dari isi paket sembakonya tetapi ini sebagai kepedulian kepada masyarakat dalam menghadapi pandemi COVID-19, terimalah dengan penuh pengucapan syukur.

Gubernur Mandacan minta masyarakat tetap membudaya dan meningkatkan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penanganan COVID-19 di Provinsi Papua Barat.

KENN