Tak Terima Arogansi Terhadap Kepala Suku Besar Arfak : Kasatpol Segera Klarifikasi

IMG 20210821 WA0003
Tokoh Pemuda Arfak Septi Inusi.(Foto : Istimewa)

Koreri.com, Sorong – Masyarakat suku besar arfak tak terima tindakan arogansi yang dilakukan sekelompok Satpol PP Kota Sorong dipimpin Kasatpol PP Daniel Jitmau terhadap ketua DPW Partai NasDem Papua Barat Drs Dominggus Mandacan,M.Si saat vaksinasi massal di Terminal Remu, Kota Sorong, Sabtu (21/8/2021) siang.

Tokoh Pemuda Arfak Septi Inusi mengatakan, beberapa jam setelah kejadian arogan yang dilakukan rombongan Satpol PP Kota Sorong masyarakat suku besar arfak di Manokwari, Pegaf dan Mansel sudah mulai melakukan aksi.

Mereka tidak terima karena kepala suku besar arfak sangat hormati yang juga Gubernur Papua Barat diberlakukan kelompok Satpol PP didepan umum.

Apalagi kegiatan vaksinasi yang dilakukan Partai NasDem dipimpin Dominggus Mandacan itu sangat membantu masyarakat dalam membentuk kekebalan tubuh dari serangan COVID-19 namun ditolak pemerintah Kota Sorong dengan alasan tak jelas.

“Sangat disayangkan tindakan kasatpol PP Kota Sorong terhadap kepala suku besar arfak, kami suku besar arfak akan melakukan aksi di kantor Gubernur Papua Barat hari senin, Satpol PP jangan membuat sikon Manokwari berubah,” kata Septi Inusi melalui telpon celulernya, Sabtu malam.

Septi minta Kasatpol PP Kota Sorong diberikan waktu 1X 24 menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf kepada kepala suku besar arfak.

Tokoh pemuda suku arfak yang turut hadir dalam kegiatan vaksinasi massal Kota Sorong itu mempertanyakan apakah murni Satpol PP atau perintah Walikota Sorong.

KENN

Exit mobile version