Presiden Direktur Petro Tekno berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik agar para calon tenaga migas yang belajar di tempat kami dapat menjadi tenaga kerja yang handal dan berkompeten
Sementara Manajer Senior SDM K3S SKK Migas Ronnie Kurniawan menjelaskan, program pelatihan ini merupakan pengembangan SDM lanjutan bagi masyarakat di Papua khususnya Teluk Bintuni dimana SKK Migas bekerjasama dengan pemerintah daerah menyusun program bagi masyarakat sekitar wilayah kerja yang lebih bersifat umum agar minimal dapat menyerap lulusan program ini bekerja di industri migas.
“Diharapkan para peserta atau siswa/siswi mengerti program ini dan tetap semangat serta focus dalam menyelesaikan seluruh rangkaian program yang sudah direncanakan,” pungkasnya.
Sedangkan Bupati Teluk Bintuni Ir Petrus Kasihiw,M.T yang diwakili kepala dinas Perindagkop Yulius Bandi menyampaikan bahwa dalam RPJMN 2019-2024 pemerintah pusat telah menetapkan Kabupaten Teluk Bintuni sebagai kawasan industri berbasis gas bumi.
Dengan besarnya potensi SDA migas yang dimiliki Kabupaten Teluk Bintuni serta potensi investasi yang terbuka lebar di masa depan di indonesia bahkan asia pasific diyakini berkontribusi meningkatkan pendapatan negara.
“Akan dibangun kawasan industri berlokasi di Distrik Sumuri yang merupakan salah satu dari 18 kawasan industri di indonesia ditetapkan sebagai proyek strategis nasional, maka investasi pada sektor migas di Teluk Bintuni akan menguntungkan 19 ribu tenaga terdiri dari tiga bagian skil, terima kasih Petrotekno, SKK Migas dan BP Tangguh,” sahutnya.
