Pamitan, Ini Pesan Dorinus Dasinapa – Yakobus Britay Kepada Legislatif

WhatsApp Image 2021 09 10 at 20.46.02
Bupati Dorinus Dasinapa dan Wakil Bupati Yakobus Britay pose bersama pimpinan dan anggota DPR Kabupaten Mamberamo Raya usai rapat paripurna di Hotel Horison Kotaraja, Kota Jayapura, Jumat (10/9/2021) / Foto: Seo Balubun

Koreri.com, Jayapura – Dorinus Dasinapa – Yakobus Britay resmi mengakhiri masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mamberamo Raya periode 2016 -2021 pada tanggal 10 September 2021.

Mengakhiri masa jabatan selama 5 tahun, Dorinus – Yakobus berpamitan dengan pimpinan dan anggota DPRK serta OPD – OPD dalam rapat paripurna khusus DPR Kabupaten Mamberamo Raya yang berlangsung di Hotel Horison Kotaraja, Kota Jayapura, Jumat (10/9/2021).

Bupati Dorinus Dasinapa, menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf kepada pimpinan dan anggota DPRK serta seluruh masyarakat Kabupaten Mamberamo Raya yang telah mempercayakan dirinya bersama Wakil Bupati Yakobus Britay pimpin Kabupaten dengan julukan kali kabur selama 5 tahun.

“Jadi, kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati pimpin Mamberamo Raya 5 tahun sampaikan terima kasih kepada legislatif dan OPD – OPD yang bekerjasama membangun Kabupaten Mamberamo Raya selama 5 tahun ini,” kata Dorinus Dasinapa kepada wartawan usai rapat paripurna, Jumat malam.

Bupati Mamberamo Raya periode 2016-2021, Dorinus Dasinapa / Foto: Seo Balubun

Dasinapa berpesan keapda lembaga legislatif dan Bupati dan Wakil Bupati yang baru nanti untuk menjaga Kabupaten Mamberamo Raya yang sementara dibangun.

“Karena kita anak asli Mamberamo Raya yang dengan ketertinggalan, keterbatasan dan ketidakmampuan tapi kami punya komitmen untuk berjuang bagaimana membangun daerah sendiri. Sehingga perjuangan kita untuk pembangunan Kabupaten ini bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Dorinus menekankan bahwa kedepan sesuai dengan kondisi Otsus diharapkan anak asli Mamberamo Raya harus jadi pemimpin di daerah sendiri supaya pemerintahan jalan karena setiap warga negara indonesia punya hak untuk bagaimana bertanggungjawab membangun daerah sendiri.

“Walau bagaimana pun kami tunjukan kami warga negara indonesia sehingga dalam sisi pelayanan tetap diperhatikan. Kami sebagai anak asli mengharapkan kepada siapapun yang datang bekerja dan tugas di Kabupaten Mamberamo Raya tolong kepedulian kepada masyarakat,” pesan Dorinus.

Teristimewa bagaimana cara membangun daerah Mamberamo Raya sehingga diharapkan benar – benar legislatif dan eksekutif harus kerjasama jangan selalu dibedakan tugas dan fungsi tapi ada perhatian khusus bagi anak asli mamberamo raya.

“Kami harap program – program itu benar – benar melihat situasi dan kondisi yang riil sehingga mereka bisa prediksi mana yang duluan diprioritaskan sehingga ada perubahan di Kabupaten Mamberamo Raya,” kata Dorinus.

“Kami sangat harapkan SDM diprioritaskan oleh Pemerintah daerah sesudah itu baru pembangunan fisik infrastruktur yang cepat bantu daerah itu berubah. Kalau infrastruktur tidak diperhatikan juga sampai kapanpun tidak akan berubah karena kondisi alam mamberamo itu sangat berat,” sambungnya.

Dorinus juga berharap kepada setiap orang yang telah dipercayakan masyarakat untuk pimpin Mamberamo Raya itu benar – benar membangun Mamberamo Raya bukan datang untuk kepentingan diri sendiri.

“Saya pesan supaya mari apa yang kita bicara Tuhan dengar dan tahu sehingga harus implementasikan dalam perbuatan kalau bisa kerja jujur, bersih dan berpihak kepada rakyat sehingga kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat itu benar – benar ada wujud nyata,” pungkasnya.

Wakil Bupati Mamberamo Raya periode 2016-2021, Yakobus Britay / Foto: Seo Balubun

Sementara itu, Wakil Bupati, Yakobus Britay, mengatakan selama masa kepimpinan bersama Bupati Dorinus Dasinapa ada beberapa program kerja berhasil hanya orang bangun opini diluar bahwa kami tidak kerja apa – apa selama 5 tahun dan tidak ada hasilnya.

Menurut Yakobus, membangun Kabupaten Mamberamo Raya tidak semudah membalik telapak tangan karena kondisi geografis itu sangat sulit sehingga membuat semua pembangunan agak berat tapi kami sudah membangun sampai di Distrik dan Kampung sesuai harapan masyarakat.

“Jadi, kedepan kita semua orang mamberamo raya harus bersatu mulai dari air menetes sampai ombak pecah mari kita bersatu menjaga wilayah kita, tanah kita, hak kita sehingga wilayah kita tidak boleh diintervensi dan diatur orang lain,” kata Yakobus Britay.

Dikatakan, membangun Kabupaten Mamberamo Raya itu harus mengikuti proses sesuai dengan kondisi tatanan adat dan siapapun yang datang bekerja harus menghargai masyarakat mamberamo raya.

“Sehingga proses pembangunan ini sesuai dengan apa yang ada pada budaya dari masing – masing daerah yang bermuara pada kesejahteraan, kemandirian masyarakat dan kepentinga daerah,” ujarnya.

Dijelaskan, masyarakat Mamberamo Raya menerima pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2021 -2025, John Tabo – Evert Muguni karena itu Bupati dan Wakil Bupati masyarakat Mamberamo Raya tetapi dengan catatan tidak membawa masyarakat dari Tolikara atau Karubaga.

“Karena John Tabo dan Evert Muguni itu kepala daerah Mamberamo Raya sehingga harus melayani masyarakat Mamberamo Raya bukan untuk masyarakat Tolikara. Kalau datang ke Mamberamo Raya itu dengan hati yang tulus untuk membangun raya bukan untuk kepentingan kelompok atau pribadi,” pungkasnya.

OZIE

Exit mobile version