Fokus  

Sekber PROSPEK otsus Gelar AKSI Pelatihan Jurnalistik Bagi Kader Kampung

IMG 20220211 WA0001
Kelas Jurnalisme Kampung Sekber Prospek Otsus Provinsi Papua Barat di Kota Sorong.(Foto : Istimewa)

Koreri.com,Sorong– Kemajuan teknologi mengubah banyak hal dalam kehidupan manusia, termasuk dalam proses berkomunikasi dan menyebarkan informasi. Dahulu, penyebaran informasi hanya dikuasi oleh media dan masyarakat hanya berperan sebagai penerima informasi, namun teknologi zaman sekarang mengubah pola tersebut. Masyarakat juga bisa berperan sebagai pembuat dan penyebar informasi. Istilah umumnya; jurnalis warga.

Sadar akan potensi tersebut, Sekber PROSPPEK Otsus bekerja sama dengan mitra pembangunan KOMPAK-BaKTI mengggelar kegiatan Akademi Kampung Sinergi (AKSI) pelatihan Jurnalisme Kampung untuk Kader Pembangunan Masyarakat Kampung (KPMK) yang ada dalam wilayah kerja serta wilayah replikasi program landasan.

Kader kampung dari lima wilayah tersebut adalah Manokwari Selatan, Sorong, Kaimana, Fakfak, dan Raja Ampat. Mereka ini adalah para kader terpilih yang dianggap memiliki komitmen dan kemampuan dasar untuk dilatih menjadi jurnalis kampung.

Tujuan utamanya adalah mengajak mereka memberitakan atau menginformasikan kegiatan-kegiatan positif dari kampung-kampung mereka. Baik itu program pembangunan, potensi wisata, ataupun hal lain.

“Saya ingin membaca atau melihat lebih banyak cerita-cerita positif dari kampung, bukan hanya cerita-cerita buruk tentang Papua seperti yang biasa kita lihat di media massa,” kata Caroline Tupamahu, team leader Komunikasi KOMPAK-BaKTI yang membuka kegiatan yang digelar di Kota Sorong, Papua Barat pada Senin sampai Rabu, 7-9 Februari 2022.

Dalam siaran persnya yang diterima media ini, Jumat (11/2/2022) Caroline menjelaskan bahwa ada tiga materi utama yang disajikan yaitu dasar-dasar jurnalistik dan menulis berita dengan pemateri Yosep Suprayogi dari Tempo Grup.

Kemudian dasar-dasar fotografi jurnalistik disampaikan pemateri Hariandi Hafid, seorang fotografer profesional yang sudah mendapatkan beragam penghargaan baik dalam maupun luar negeri.

Sedangkan videografi yang dibawakan oleh Sjamsul Ma’arif, seorang film maker yang juga pengajar di Institut Kesenian Jakarta.

Selain pelatihan di dalam kelas selama dua hari, para peserta juga dibawa mengunjungi kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sorong, serta Distrik Mariat yang juga berada di wilayah Kabupaten Sorong.

Dalam kunjungan ke lapangan ini, para peserta yang berjumlah 21 orang dan dibagi ke dalam 4 kelompok ini mempraktikkan materi yang mereka dapatkan. Mereka menjadi jurnalis kampung yang merekam video, memotret, serta melakukan wawancara dan menuliskan hasil liputan mereka. Di akhir kegiatan, para peserta kemudian mempresentasikan hasil liputan mereka dan diberi masukan dan komentar oleh para pengajar.

Kabid Perencanaan Otsus Bappeda Provinsi Papua Barat Legius Wanimbo memberikan apresiasi besar untuk para peserta dan mitra pembangunan KOMPAK-BaKTI.

Menurutnya, kegiatan ini akan sangat berguna selain menyiapkan para kader sebagai penyedia informasi dari kampung, juga sebagai kontrol sosial bagi pembangunan di kampung, termasuk pemanfaatan dana Otsus.

Sementara itu salah satu peserta dari Kaimana, Poppy Marsela Barri mengaku sangat senang mengikuti kegiatan tersebut dan menurutnya ilmu yang didapatkan akan sangat berguna bagi keseharian mereka, bukan hanya mendukung kerja-kerja mereka sebagai kader kampung. Hal yang sama juga diungkapkan oleh Abdul Rais Kosepa, kader kampung dari Kampung Saonek, Raja Ampat.

“Saya senang sekali bisa ikut pelatihan ini. Sebuah pengalaman luar biasa bagi saya, dan ilmu yang didapatkan sangat berguna. Saya bisa mempraktikkan ilmu yang saya dapat di sini untuk menceritakan tentang kampung saya,” kata Abdul Rais Kosepa.
Pelatihan ini ditutup pada tanggal 9 Februari 2022 oleh Kabid Perencanaan Otsus Bappeda Papua Barat, Legius Wanimbo.

KENN

Exit mobile version