Koreri.com, Namrole – La Mando Pari warga asal Desa Masana Kecamatan Namrole Kabupaten Buru Selatan memohon bantuan Bupati Safitri Malik Soulisa.
Permohonan tersebut guna menyelesaikan pembayaran ganti rugi lahan pembangunan embung Namrole.
“Saya harap dari bapak wartawan bisa membantu agar ibu Bupati bisa membantu ganti rugi lahan embung Namrole itu,” pintanya.
La Mando jelaskan, penggusuran lahan pembangunan Embung Namrole berlangsung pada 2019 lalu dan sebagian lahan miliknya ikut tergusur.
“Yang jalan masuk itu lahan saya, dari depan jalan umum sampai di embung ada sebagian yang kenah gusur,” bebernya.
La Mando mengaku hanyalah masyarakat biasa, dan sengat berharap kepada Bupati dapat membantu dirinya dengan keluarga.
“Kami sangat mendukung pembangunan itu. Kalau saya mau palang sudah saya lakukan, tapi tidak kami lakukan. Kami dukung pembangunan itu, kami harap ganti rugi lahan kami,” harapnya.
Diceritakan, lahan itu milik keluarganya sejak 1970 dan memiliki surat sertifikat tanah.
Diceritakan bahwa, di tahun itu (1970), kawasan Kota Namrole masih hutan belantara dan penduduk masih sangat sedikit. Dan saat ini sudah sangat jauh dari ketinggalan dan sudah sangat maju dalam pembangunan.
Banyak hal diceritakan La Mando terkait kehidupan masa lalunya tinggal di daerah ini.
Ia tetap mengharapkan Bupati Safitri dapat membantu dirinya agar hak ganti rugi lahan bisa diselesaikan.
BN
