Koreri.com, Jayapura – Polda Papua telah menentukan 5 wilayah klaster transit dan megambil langkah-langkah penguatan untuk akselerasi percepatan penanganan vaksinasi di Provinsi Papua sesuai arahan Presiden Joko Widodo.
Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, mengatakan pihaknya terus melakukan virtual meeting untuk mendengar arahan pimpinan Polri terkait akselerasi percepatan vaksinasi di Provinsi Papua.
“Kita harap dengan adanya akselerasi vaksinasi di Kota Jayapura ini bisa memberikan stimulus bagi semua warga di Provinsi Papua yang masih belum mau melakukan vaksinasi ataupun yang belum lengkap sampai dengan dosis III,” kata Kapolda Irjen Mathius Fakhiri kepada wartawan usai mengikuti zoom meeting vaksinasi serentak se-Indonesia dipantau langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo secara virtual di Terminal A PTC Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, Selasa (22/02/2022).
“Supaya kekebalan tubuh bisa memberikan kenyamanan dari serangan covid-19 varian omicron,” sambung Kapolda.
Dijelaskan Kapolda bahwa sesuai arahan khusus di Provinsi Papua, Polda akan melakukan penguatan – penguatan di daerah yang menjadi sentra keramian masyarakat.
“Kami berharap percepatan vaksinasi ini bisa digalakkan di semua tempat. Kita ketahui di Papua ini ada beberapa kota/kabupaten yang sering jadi tujuan transit masyarakat diantaranya, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Merauke, Timika, Wamena dan Nabire,” kata Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri.
Sehingga masyarakat yang datang maupun nanti keluar melalui wilayah transit itu dipastikan telah melaksanakan vaksin pertama, kedua maupun ketiga (booster).
Kapolda mengaku akan terus berkomunikasi dengan pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Papua untuk apabila masyarakat akan keluar dari 5 daerah tadi diwajibkan untuk vaksin.
“Mudah – mudahan dengan cara ini masyarakat di Papua walaupun perlahan bisa naik jumlah vaksin yang dilaksanakan pemerintah dan dibantu TNI-Polri,” ujarnya.
Untuk daerah pegunungan, kata Kapolda, pihaknya telah menentukan wamena ini menjadi pusat transitdi daerah pegunungan yang akan turun ke kota tujuan termasuk yang ada di Timika dan Nabire.
“Kita tahu tiga titik ini selalu masyarakat pegunungan transit sehingga kita lakukan penguatan secara masif sehingga kita bisa pastikan masyarakat keluar masuk sebelum sampai ke Kota/Kabupaten Jayapuran sudah divaksin,” pungkasnya.
Sementara itu, dalam vicon pelaksanaan vaksinasi serentak se-Indonesia, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, mengatakan bagi provinsi yang capaian dosis I sudah tinggi jangan terlena dan terus lakukan himbauan agar masyarakat juga melakukan vaksinasi dosis II nya sehingga pencapaiannya merata.
“Terus lakukan akselerasi vaksinasi sesuai arahan Bapak Presiden, vaksinasi yang dilakukan kepada lansia dengan target 21 juta dan capaian per tanggal 21 Februari 2022, dosis I sebesar 74,43%, dosis 2 sebesar 52,10% dan dosis III sebesar 5,55%,” Kapolri Jenderal Listyo saat vicon.
Agar terus melakukan vaksinasi kepada masyarakat dengan strategi door to door, selalu ingatkan kepada masyarakat untuk selalu menerapkan Prokes ketat saat melaksanakan aktivitas di luar rumah dengan memakai masker, karena kunci utama pencegahan covid-19 yaitu dengan memakai masker serta akselerasi vaksinasi kepada masyarakat.
VER
