REI Papua Barat Optimis Tahun 2022 Sektor Property Kembali Pulih

WhatsApp Image 2022 04 01 at 23.46.59
Branch Manager BTN Jayapura Bindu Marbun dan Ketua DPD REI Papua Barat Julius Lois menandatangani surat perjanjian di Manokwari, Jumat (1/4/2022).(Foto : KENN)

Koreri.com, Manokwari– Dewan Pengurus Daerah Realestat Indonesia (DPD REI) Papua Barat menggandeng sejumlah stakeholder di bidang perumahan, menggelar diskusi membahas isu seputar bisnis properti dan kredit perumahan rakyat berlangsung di Oriestom Bay Resto, Manokwari, Jumat (1/4/2022).

Sejumlah stakeholder yang hadir antara lain Bank Tabungan Negara (BTN), Asosiasi Pengembangan Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), Asosiasi Pengembang Rumah Sederhana Sehat Nasional (APERNAS), dan sejumlah developer di Kota Manokwari.

Ketua DPD REI Papua Barat Julius Lois mengatakan, pihaknya optimis tahun 2022 ini sektor property akan kembali pulih pasca ‘diterjang badai’ Covid-19, karena itu pihaknya siap membangun perumahan berkualitas bagi masyarakat Papua Barat pada umumnya.

“Kami di Papua Barat sudah siap, namun harus lebih yakin lagi. Tidak ragu-ragu. Kenapa? Karena tidak lagi dibagi per kuota,” ungkapnya.

Pimpinan PT Fulica Land itu menambahkan, tahun ini target pembangunan rumah DPD REI Papua Barat mengalami peningkatan, yaitu total sebanyak 1.500 unit. “Saya yakin APERSI dan APERNAS melihat itu. Semoga 1.500 unit di tahun ini se-Papua Barat, dengan 6 kabupaten/kota yang aktif membangun, bisa kami capai dengan dukungan BTN,” tuturnya.

Hal senada juga dikatakan Ketua DPW APERNAS Papua Barat Franky Kambey bahwa 2022 adalah tahun kebangkitan semua developer, Terutama bagi developer yang sungguh-sungguh bekerja dan membangun rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). “Supaya ketika ada ganjalan atau ada yang belum paham, bisa langsung sharing,” ujarnya.

Sementara keberadaan program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) lanjut Kambey menjelaskan sangat membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Yang mana, sebelumnya Program Tapera hanya untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) namun sekarang, siapa pun bisa mendapatkan manfaat dari program tersebut.

“Dengan catatan, bahwa ada kesiapan untuk bisa mengembalikan angsuran pembelian rumah,” bebernya sembari menyatakan siap menunjang Tapera.

Branch Manager BTN Jayapura Bindu Marbun mengaku, kedatangannya ke Manokwari yakni untuk mengecek langsung progres pembangunan rumah tersebut. “Saya ingin melihat langsung lokasi proyek perumahannya. Saya ingin tahu bahkan ingin membantu. Ada apa sebetulnya kendala proses di BTN,” tuturnya.

Di BTN sendiri, lanjut Bindu, sudah memiliki sistem pengurusan pengajuan kredit pemilikan rumah secara online melalui aplikasi. “Jadi user (pembeli rumah, red) tidak mesti datang ke bank. Dia cukup input data pada aplikasi, nanti bank kami (BTN, red) dapat melakukan proses dari data di aplikasi itu,” jelasnya.

Hadir pula, Ketua APERSI Papua Barat Murdani, Manager BTN Manokwari Nicolaus Koromat, Clinton Tallo salah satu calon pengembang, serta sejumlah pengembang lainnya di Kota Manokwari.

KENN

Exit mobile version