Koreri.com, Jayapura – DPW Partai NasDem Papua gelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) selama dua hari di Kota Jayapura menghasilkan 18 rekomendasi untuk memenangkan pemilu 2024 di 29 Kabupaten/Kota se-Provinsi Papua.
Ketua DPW Partai NasDem Papua, Mathius Awoitauw, mengatakan Partai NasDem memang sudah menang di Pemilu 2019, tetapi dengan hasil rakerwil ini Partai NasDem Papua akan menang lebih besar lagi di Pemilu 2024 nanti.
“Jadi, Gubernur kita akan merebutnya, semua ketua DPR akan kita rebut, kita juga akan rebut Provinsi dan rebut anggota DPR terbanyak di Kabupaten/Kota. Mudah-mudahan dari Rakerwil ini, ada peningkatan untuk konsistensi-konsistensi kita dengan apa yang kita putuskan. Karena Partai NasDem adalah partai terbuka untuk siapa saja,” kata Ketua DPW, Mathius Awoitauw pada penutupan Rakerwil DPW Partai NasDem Papua Tahun 2022, di Hotel Suni Garden Abepura, Kota Jayapura, Sabtu (2/4/2022).
Menurut Awoitauw, keputusan yang dihasilkan dalam rakerwil NasDem 2022 ini harus dilaksanakan dengan baik. “Mudah-mudahan dari rakerwil ini ada peningkatan untuk konsistensi-konsistensi kita dengan apa yang telah kita putuskan tadi,” ujarnya.
Karena Partai NasDem ini sifatnya terbuka, kata Mathius, maka siapa saja orang-orang terbaik bisa diterima untuk mengurus partai besutan surya paloh ini.
“Partai NasDem adalah partai terbuka untuk siapa saja. Tadi malam kakak Suyoto sedikit menyinggung, bahwa sewaktu-waktu kita bisa mengganti siapa saja. Karena beliau adalah koordinator untuk Papua dan Papua Barat, karena itu apa yang sudah disampaikan ini juga menjadi perhatian untuk kita semua,” kata Mathius.
“Sekali lagi dalam rekrutmen calon kepala daerah untuk daerah-daerah yang melakukan pemilihan langsung tidak wajib hukumnya kita lakukan survei oleh lembaga survei, karena itu terbuka untuk siapa saja,” kata Mathius Awoitauw.
Mathius meminta kepada seluruh kader nasdem untuk komitmen komitmen harus dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab dan sanksi-sanksi atau evaluasi-evaluasi apapun yang dilakukan dalam proses-proses yang tidak berjalan di partai.
“Kita juga dalam proses rekrutmen besok menuju 2024, saya mohon untuk semua DPD termasuk juga DPW, kita tidak hanya memfokuskan untuk melihat keadaan saja ke dalam. Tetapi, kita harus membuka diri melihat orang-orang terbaik, karena kita harus membesarkan partai ini,” katanya.
“Kita harus berjuang, kita harus tunjukkan bahwa kita bisa mulai hari ini, dan tantangan ke depan bahwa dalam perubahan-perubahan yang akan datang seperti tadi kita diskusikan ada yang baru akan muncul,” tegasnya.
“Bukan saja anggota legislatif, tetapi kita juga harus mempersiapkan anggota-anggota DPR, apakah di Provinsi satu atau Provinsi empat nanti bahwa ada kursi pengangkatan di sana,” sambung Awoitauw.
Meskipun tidak melalui partai politik, ujar Mathius, pihaknya harus berusaha bahwa ada orang-orang NasDem juga yang harus masuk dalam proses, baik di DPR Provinsi di 4 Provinsi maupun Kabupaten/Kota dikenal dengan nama DPR Kabupaten. DPR itu juga ada kursi dalam revisi Undang-Undang.
“Oleh karena itu, kita harus berusaha untuk calon-calon legislatif, tetapi juga harus melirik orang-orang ini. Karena mereka juga akan berfungsi pada fungsi yang sama di legislatif. Karena itu saya ingin kenapa ada DPR dengan 14 kursi, dengan 14 kursi pangkas semua,” katanya.
“Kemudian ada DPRK, karena itu kesempatan untuk orang asli Papua yang tidak bisa bersaing dengan perbedaan secara umum yang berlaku di seluruh manusia,” pungkasnya.
Sebelum penutupan Rakerwil, Ketua Panitia yang juga Anggota DPR Papua, Herlin Beatrix Monim menyerahkan sertifikat hasil Rakerwil dari 29 DPD Kabupaten Kota se-Papua kepada Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Bidang Ideologi, Organisasi dan Kaderisasi DPP Partai NasDem, Dedy Ramanta.
Sementara itu, dalam laporannya, Herlin Beatrix Monim, mengatakan pada Rakerwil DPW Partai NasDem Papua ini menghasilkan 18 rekomendasi yang harus dilaksanakan oleh kader NasDem di Papua.
Ia juga menegaskan untuk lebih memperkuat struktur partai dari tingkat DPD, DPW hingga ke DPP. “Dari 18 rekomendasi Rakerwil harus dilaksanakan oleh kader NasDem di Papua untuk menjadikan Partai NasDem di Papua kembali menang di Pemilu 2024 nanti,” kata Beatrix Monim
IDI
