Koreri.com, Bintuni – Kedisiplinan Aparat Sipil Negara (ASN) pada dinas komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Teluk Bintuni harus ditingkatkan.
Penegasan ini disampaikan Bupati Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw, M.T saat berkantor di Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Dinas Kominfo) Kabupaten Teluk Bintuni, Rabu (6/4/2022).
Dalam arahan kepada Bupati Kasihiw menegaskan bahwa kedisiplinan pegawai dalam melaksanakan tugas supaya menjadi perhatian utama.
“selaku pimpinan OPD agar memperhatikan staf untuk aktif melaksanakan tugas sesuai dengan jam kantor yaitu mulai jam masuk dan pulang dari kantor menjadi perhatian semua staf,” ungkap Kepala Dinas Kominfo Persandian dan Statistik Kabupaten Teluk Bintuni Dr (c). Drs. Markus Sraun, M.Si kepada wartawan saat dikonfirmasi melalui telpon celuler, Kamis (07/4/2022)
Sraun juga menjelaskan bahwa kehadiran Bupati di Dinas Kominfo adalah untuk memberikan motivasi serta memberikan arahan terkait kedisiplinan pegawai agar ditingkatkan serta tenaga honerer juga diberikan perhatikan.
“Bupati mulai berkantor di Dinas Kominfo pada pukul 09.00 Wit pagi hingga pukul 14.30 Wit sore atau jam 02.30 sore, beliau memberikan pelayanan kepada pimpinan-pimpinan OPD, tokoh masyarakat serta masyarakat dan siapa saja yang hadir di sini pada waktu itu, jadi dimana atau di OPD mana saja beliau sebagai kepala daerah bisa berkantor,” jelas Sraun.
Dikatakan Sraun bahwa melalui telpon seluler pun Kasihiw bisa melakukan monitoring atau koordinasi dari pimpinan eselon II sebagai para pembantunya di jajaran untuk sampaikan laporan itu semua jalan.
Alumni Uncen Jayapura itu menjelaskan bahwa dengan adanya perubahan sistem dimana Bupati berkantor di setiap OPD itu agak sedikit dirasa lain oleh masyarakat namun lama-kelamaan pasti juga masyarakat akan terbiasa.
Menurut Sraun kebijakan Bupati berkantor di setiap OPD merupakan hal yang positif sebab kantor pemerintah itu merupakan simbol kehadiran negara dan pemerintah kepada masyarakat.
“Jadi bukan berarti Bupati harus duduk saja berkantor di Kantor Bupati, kita lihat presiden Jokowi itu satu atau dua hari pergi untuk menyaksikan dan meresmikan tempat balapan Motor GP di Mandalika Nusa Tenggara Barat, Beliau ke sana tetapi pelayanan semua jalan. Jadi itu namanya pelayanan pemerintah yang fleksibel, dinamis dan tidak statis.
Jadi saya minta untuk staf Dinas Kominfo supaya tetap disiplin dalam bekerja. Jangan karena ada kunjungan kepala daerah atau Bupati baru kita masuk kerja di kantor,” pungkasnya.
Pada saat Bupati melakukan pertemuan dengan di Kantornya, Sraun melaporkan bahwa dari 43 orang pegawai itu terdiri dari 20 pegawai atau ASN dan 23 pegawai honorer yang masuk kadang setengah dan seperempat karena kondisi Covid-19 itu sehingga harap dipahami.
Namun pelayanan di kantor tetap jalan dan sebagai kepala dinas setiap hari masuk kantor untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
KENN
