Koreri.com, Jayapura – Tim penjaringan dan penyaringan resmi menutup pendaftaran Calon Ketua Umum KONI Provinsi Papua periode 2021 – 2025.
Ketua tim penjaringan dan penyaringan bakal calon ketua umum KONI Papua, Benjamin Yansenem, mengatakan sejak dibukanya pendaftaran dari tanggal 31 Mei hingga 1 Juni 2022 hanya terdapat 2 pendaftar yakni Deki Kayame dan Kenius Kogoya hngga tepat pada pukul 17.00 WIT waktu penutupan tak lagi ada calon yang mendaftar.
“Jadi, hanya 2 kandidat yagn mendaftar, pertama Deki Kayame dan yang kedua bapak Kenius Kogoya,” kata Benjamin Yansenem dalam keterangan persnya, Rabu (1/6/2022) malam.
Dijelaskan, sesuai hasil verifikasi berkas tim penjaringan dan penyaringan pendaftar atas nama Deki Kayame dinyatakan tidak lolos dan dinyatakan gugur.
“Hasil verifikasi saudara Deki Kayame hanya menyampaikan dukungan dari 1 kabupaten yaitu kabupaten Nabire kemudian dari cabang olahraga tidak ada. Dengan demikian persyaratan yang kami minta sebagai calon peserta atau calon ketua umum tidak memenuhi syarat,” jelas Benjamin.
Sedangkan hasil verifikasi berkas untuk Kenius Kogoya dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat mengikuti Musyawarah Provinsi (Musprov) pemilihan Ketua Umum KONI.
“Saudara Kenius Kogoya menyampaikan berkas lengkap bahkan dari KONI kabupaten yang mendukung itu yang tadi kami berikan sekurang-kurangnya 9 kabupaten, beliau mendapatkan dukungan 15 Kabupaten. Kemudian dari cabang olahraganya tadi kami tetapkan sekurang-kurangnya 17 beliau mendapat 25 dukungan dari cabang olahraga dan persyaratan lain-lainnya dipenuhi,” ujarnya.
Sehingga dengan resmi tim penjaringan menutup rangkaian acara kerja tim penjaringan dan penyaringan calon ketua umum KONI Provinsi Papua masa Bhakti tahun 2021 sampai dengan 2025 ditetapkan 1 calon yang boleh diusulkan dalam musyawarah nanti secara resmi.
SEO
