Ini Ancaman Forum Peduli RHP Jika KPK Tak Respon Tuntutan

Forum Peduli RHP Aksi Demo 5
Salah satu spanduk berisi aspirasi mendukung Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak / Foto : Seo Balubun

Koreri.com, Kobakma – Ribuan pendukung dan simpatisan Bupati, Ricky Ham Pagawak yang tergabung dalam Forum Peduli RHP menggelar aksi demo damai di Mapolres Mamberamo Tengah, Selasa (13/6/2022).

Aksi demo bernuansa adat Papua dengan melibatkan masyarakat dari perwakilan 5 distrik, tokoh agama, adat, perempuan, masyarakat dan pemuda, perwakilan mahasiswa Papua, Kepala Suku Lapago, perwakilan ASN dan Perwakilan Nusantara.

Massa aksi demo membawa spanduk bertuliskan sejumlah aspirasi.

“KPK sebagai Penegak Hukum Stop Berpolitik Praktis”, “Stop Cari Kesalahan Pejabat Papua”, “Stop Membunuh Karakter Orang Papua Secara Terstruktur”, “Kami tak mau setetes darah jatuh di Mamteng”, “Hukum jangan dipolotisir kami minta keadilan” serta KPK bertanggung jawab jika keamanan dan aktifitas Mamberamo Tengah Lumpuh”.

Forum Peduli RHP Aksi Demo 4
Spanduk Aspirasi lainnya / Foto : Seo Balubun

Selain spanduk aspirasi, massa demo damai juga melontarkan pernyataan keras berupa ancaman. Ancaman tersebut disampaikann jika KPK tak merespon tuntutan Forum Peduli RHP.

Salah satunya, “Mamberamo Tengah Berdarah 1977 akan kembali terulang!”

Ancaman lainnya, “Semua masyarakat Nusantara keluar dari Mamberamo Tengah, aktivitas dilumpuhkan!”

Forum Peduli RHP Mamteng memberikan waktu paling lambat 2 hari sudah mendapatkan jawaban dari KPK yang sementara berkantor di Mapolda Papua.

“Apabila tuntutan dan aspirasi kami diabaikan oleh KPK, maka kami masyarakat Mamteng dan wilayah Lapago akan melakukan tindakan yang lebih keras,” ancam Penanggung jawab aksi demo Forum Peduli RHP Kabupaten Mamteng, Hengky D. Jikwa, Senin (13/6/2022).

Pantauan lapangan aksi demo damai tersebut mendapat pengawalan ketat dari ratusan personel keamanan.

SEO