Koreri.com, Ambon – Sekolah Minggu Tunas Pekabaran Injil (SMTPI) Jemaat GPM Bethesda Hative Besar, Klasis Pulau Ambon Utara, tahun ini menggelar Pentas Seni dengan Tema “Generasi Z ( Internet ) Kalesang Budaya”.
Bertempat di lapangan Volly Dusun Latta, Sabtu (29/10/2022), acara tersebut dihadiri Ketua Majelis Jemaat Pdt. Ari Maitimu, Pejabat Desa Hative Besar, para kepala sekolah yang ada di wilayah itu dan para undangan lainnya.
Pentas seni yang dilaksanakan dalam bentuk tari-tarian tradisional diantaranya, katreji, tari lenso cakalele, tari patah cengkeh, saureka-reka, orlape, tari Putri tujuh, dansa tali, fashion show, beryanyi dan ukulele yang dilaksanakan oleh anak-anak SMPTI Jemaat GPM Bethesda Hative Besar.
Ketua Komisi Anak Remaja dan Katekisasi Jemaat GPM Bethesda Hative Besar, Imelda Helaha mengatakan, pentas seni ini dilakukan 3 tahun sekali.
“Dan di 2022 ini, kita laksanakan pentas seni dengan tujuan para anak-anak menyalurkan bakat seni yang dimiliki oleh mereka agar seni budaya daerah ini tidak hilang. Melalui pentas seni ini juga, anak-anak SMTPI akan menyalurkan bakat-bakat yang mereka miliki untuk dikembangkan dalam berbagai event,” tandasnya kepada Koreri.com, disela-sela berlangsungnya pentas seni.
“Dukungan semua pihak termasuk orang tua adalah modal untuk mengajarkan anak tentang nilai Kristiani, etika dan moral tentang agama,” akuinya.
Imelda berharap, melalui kegiatan pentas seni ini mengingatkan kembali generasi Z saat ini bahwa budaya tidak kalah dengan dunia lain, maka perlu terus dilestarikan kepada anak-anak zaman sekarang.
Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat Pdt. Ari Maitimu mensyukuri dilaksanakannya giat pentas seni itu.
“Sekolah Minggu Tunas Pekabaran Injil Jemaat GPM Bethesda Hative Besar, telah melaksanakan pentas seni dan pentas seni ini merupakan sebuah kegiatan pelestarian budaya sekaligus mempertahankan identitas diri sebagai anak-anak Maluku lewat sajian-sajian baik musik maupun tarian-tarian,” pujinya.
Lanjut Pdt Ari, dengan pentas seni ini dapat mewarisi nilai-nilai adat budaya Maluku pada generasi sebagai dalam tema ini disebut generasi Z.
Pejabat Pemerintah Negeri Hative besar J. Nuansa Sangadji menegaskan dengan diadakan acara ini semakin mempererat hubungan persaudaraan yang selama ini telah dibangun bersama.
“Semua ini dimaksudkan agar hubungan persaudaraan kita tidak putus dan juga saya sangat mengapresiasi kegiatan hari ini yang dibuat oleh SMTPI Jemaat GPM Bethesda Hative Besar,” akuinya.
Sangadji tak menampik jika anak-anak saat ini selalu disibukkan dengan gadget dan kemudian mereka lupa kembali dengan tarian tradisional. Maka melalui momen ini mengingatkan kembali apa yang menjadi ciri khas Maluku.
“Saya mengucapkan terima kasih bagi semua pihak maupun para pengasuh yang bekerja kerja untuk membuat acara ini. Dan kita selaku Pemerintah desa mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini, karena ini mengingatknan kita pada leluhur kita,” pungkasnya.
JFL
