Kapolresta Jayapura Jenguk 3 Anggota Polisi Korban Unras Tolak KTT G20

WhatsApp Image 2022 11 16 at 19.40.10
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol. Victor D. Mackbon, jenguk anggota polisi korban unjuk rasa tolak KTT G20 di kampus Uncen Jayapura yang rawat di RS Bhayangkara Polda Papua, Kota Jayapura, Papua, Rabu (16/11/2022) / Foto: Humas Polresta Jayapura Kota

Koreri.com, Jayapura – Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol. Victor D. Mackbon, jenguk tiga anggota polri korban pelemparan batu oleh massa aksi unjuk rasa tolak KTT G20 yang sedang rawat di Rumah Sakit Bhayangkara Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, Rabu (16/11/2022) sore.

Ketiga personel yang menjadi korban yakni Aiptu H. Hungan dari Sat Brimob Polda Papua, Briptu Niril Giay personel Sat Lantas Polresta Jayapura Kota dan Bripda Irman anggota Sat Reskrim Polresta Jayapura Kota.

Aiptu H. Hungan terkena lemparan batu dibagian kening sebelah kiri mengakibatkan pendarahan, Briptu Niril Giay terkena lemparan batu di punggung bagian bawah sehingga menderita sesak nafas dan harus di rontgen sedangkan Bripda Irman alami luka robek pada wajah bagian kiri karena lemparan batu sehingga harus di operasi dan mendapatkan sembilan jahitan dalam penanganan medisnya.

Kapolresta Kombes Pol. Victor Mackbon saat dikonfirmasi sangat menyayangkan peristiwa massa aksi unjuk rasa yang anarkis tersebut, dirinya sudah memberikan ruang walaupun aksi tersebut tak berijin namun malah disusupi oleh provokator-provokator hingga membuat massa menjadi anarkis.

“Personel kami terluka akibat lemparan batu dari kelompok massa yang memaksa untuk turun ke jalan lakukan long march dan kini ketiganya harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit,” katanya.

Untuk salah satu personelnya, kata Kapolresta, malah harus masuk hingga di ruang operasi karena luka robek yang dialami akibat lemparan batu dari kelompok massa.

“Kami berikan penguatan kepada personel yang menjadi korban bahwa pengabdian anggota Polri dalam melayani masyarakat merupakan ladang ibadah yang dihitung oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.

“Dari kejadian tersebut kami percaya bahwa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tidak selamanya sesuai harapan, walau bagaimanapun kami tetap harus menunjukkan sikap humanis kepada masyarakat dalam setiap pelayanan,” kata Victor Mackbon

Dikatakan, untuk personel yang menjadi korban saat ini pihaknya akan memberikan waktu istirahat atau dibebas tugaskan hingga dapat kembali pulih.

“Kami akan tetap memberikan pelayanan yang quick respon dan humanis dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” pungkasnya.

RIL

Exit mobile version