Pengelolaan Dana Otsus Disorot, Waterpauw Tegaskan Harus Tepat Sasaran

IMG 20230428 WA0096
Pj Gubernur Papua Barat Drs Paulus Waterpauw,M.Si membuka Musrenbang Otsus Provinsi Papua Barat tahun 2023 di Ballroom Aston Niu Manokwari, Jumat (28/4/2023).(Foto : Istimewa)

Koreri.com, Manokwari– Pengelolaan dana otonomi khusus di Provinsi Papua Barat menjadi sorotan dalam musyawarah rencana pembangunan Otonomi khusus (Musrenbang Otsus) di Ballroom Aston Niu Manokwari, Jumat (28/4/2023).

Penjabat Gubernur Papua Barat Drs Paulus Waterpauw,M.Si menegaskan kepada tujuh bupati dan pengguna anggaran untuk menaati penggunaan anggaran dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat dan harus tepat sasaran.

“Mari kita taat. Tidak bisa semena -mena menggunakan anggaran karena sudah dipatok. Maka tolong gunakan anggaran dengan benar yang tujuannya untuk kesejahteraan rakyat,” tegas Waterpauw dalam Musyarawah Perencanaan Pembangunan Otonomi Khusus (Musrenbangsus) Rencana dan Anggaran Program (RAP) Se-Provinsi Papua Barat Tahun 2024.

Musrenbangsus tahun 2024 dengan mengusung tema “Pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan yang didukung oleh penguatan daya saing sumber daya manusia melalui optimalisasi pelaksanaan otonomi khusus,” mendorong agar program yang direncanakan hendaknya benar-benar dibutuhkan untuk menjawab persoalan di masyarakat asli papua.

“Jadi jangan buat program yang sifatnya instan sehingga kita masih terjajah dengan stunting dan kemiskinan ekstrem yang tinggi. Entah apakah kita terlalu senang dengan dana yang besar atau kita tidak dapatkan potret real kehidupan di masyarakat sehingga kita belum mampu menyelesaikan persoalan-persoalan dalam masyarakat,” ucap Waterpauw.

Waterpauw berharap, melalui Musrenbang Otsus Provinsi Papua Barat Tahun 2023 dpat menjamin optimalisasi pemanfaatan penerimaan dalam rangka otonomi khusus guna percepatan pembangunan, kesejahteraan, meningkatkan kualitas pelayanan publik serta menjamin kesinambungan dan keberlanjutan pembangunan di Papua Barat.

“Papua Barat kini 7 Kabupaten, maka mari apa yang kita harapkan, kita rindukan, kita sungutkan kita bahas dalam kesempatan ini secara bersama. Semua kritik dan masukan silahkan bapak/ibu sampaikan. Bahkan kritik yang membangun dari media sangat kita harapkan untuk mengingatkan pemerintah dalam optimalisasi perencanaan program pembangunan,” tandasnya.

KENN

Exit mobile version