Mahasiswa asal Maluku Meninggal Dunia di Rusia, Pemprov Turun Tangan

IMG 20230701 WA0004

as

Koreri.com, Ambon – Gubernur Murad Ismail memerintahkan Sekda Maluku Ir. Sadali Ie,M.Si, IPU, untuk melakukan koordinasi dengan KBRI di Moskow dalam rangka pemulangan almarhum Jamaludin Maulana Rolobessy dari Rusia ke Ambon, Jumat (30/6/2023).

Sekda saat dihubungi via telepon selulernya menyatakan bahwa alm. Jamaludin Maulana Rolobessy adalah salah satu Putra Maluku yang saat ini sementara mengikuti studi di Moskow (Rusia).

“Almarhum telah meninggal dunia pada Senin, tanggal 26 Juni 2023 sekitar pukul 15:30 waktu Moskow (19.30 WIB), dan atas perintah Bapak Gubernur kami telah mengambil langkah berkoordinasi dengan pihak KBRI di Moskow,” jelasnya.

Sekda juga menyampaikan, Gubernur atas nama pribadi, keluarga dan Pemprov Maluku menyampaikan turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga.

“Semoga almarhum di terima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan,” pintanya.

Selanjutnya KBRI Moskow melalui Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler Fattah Hardiwinangun menyampaikan turut berduka cita atas terjadinya peristiwa ini.
Untuk diketahui kronologi meninggalnya almarhum, yakni pada 26 Juni 2023 sekitar pukul 15:30 waktu Moskow (19.30 WIB).

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Moskow kemudian menerima laporan dari perwakilan mahasiswa Indonesia di kota Volgograd bahwa alm. Jamaludin Maulana Rolobessy tenggelam di Sungai Volga, kota Volgograd (970 Km dari Moskow).

Mereka langsung melaporkan ke pihak kepolisian setempat, dan segera ditindaklanjuti dengan pencarian.

Sekitar pukul 16:49 waktu Moskow, Senin (26/6/2023), KBRI menerima informasi bahwa alm. Jamaludin telah ditemukan oleh Kepolisian dalam keadaan meninggal dunia.

KBRI Moskow langsung berkomunikasi dengan pihak kepolisian Volgograd dan Volgograd State University tempat alm. Jamaludin studi dan berupaya menghubungi pihak keluarga melalui nomor telpon yang tercantum pada Data Lapor Diri Almarhum dan nomor yang disampaikan teman-teman mahasiswa; namun tidak berhasil tersambung.

Pada tanggal 27 Juni 2023 KBRI telah berhasil menghubungi pihak keluarga yaitu Bapak Hairun Nasir (Ayah) dan Bapak Yores (Paman) sebagai perwakilan keluarga untuk komunikasi selanjutnya dengan KBRI Moskow.

Status terakhir hari ini adalah jenazah berada di rumah jenazah di kota Volgograd untuk proses otopsi.

Proses otopsi merupakan peraturan Pemerintah Federasi Rusia bagi setiap individu (termasuk Warga Negara Asing) yang meninggal dunia di wilayah Federasi Rusia.

Proses investigasi sedang dilakukan oleh pihak Kepolisian. KBRI Moskow yang masih menunggu hasil resmi proses penyelidikan dan setelah proses otopsi, akan diterbitkan dokumen resmi Sertifikat Kematian yang kemungkinan selesai pada 2 hari mendatang (Senin 3 Juli 2023), dimana Sertifikat Kematian ini menjadi dasar untuk proses kepulangan jenazah dari Moskow ke tanah air.

Terkait hal tersebut, Pemprov Maluku berupaya melakukan langkah-langkah koordinasi yang intens dengan pihak KBRI di Moskow maupun pihak keluarga terkait rencana kepulangan jenazah ke Tanah Air dan ke Maluku, yang sudah tentu melalui mekanisme dan protap yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Rusia.

Untuk diketahui, keluarga almarhum telah mengirimkan kelengkapan administrasi ke KBRI Moskow antara lain KTP orang tua, Kartu Keluarga, Surat Keterangan Tidak Mampu dan lainnya sebagai persyaratan yang harus dipenuhi.

Almarhum Jamaludin Maulana Rolobessy adalah mahasiswa S1 Hubungan Internasional, Volgograd State, anak dari pasangan bapak Hairun Nasir dan Ibu Nurhidaya Tehumatena, yang berdomisili di Desa Tial, Kabupaten Maluku Tengah.

BKL

as