as
as

Upaya Menjaga Kawasan Wisata Mangrove Klawalu dari Ancaman Sampah

LPPM UKIP Sorong
Foto bersama pihak KPHL Kota Sorong, Mitra (RT/RW 007/001 Klamana) dan Tim PMP Tahun 2023

Koreri.com, Sorong – Kawasan wisata mangrove Klawalu merupakan salah satu tempat rekreasi, wisata dan olahraga yang berada di tengah-tengah wilayah Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, tepatnya di Distrik Sorong Timur.

Kawasan ini memiliki daya tarik tersendiri yang sangat memukau bagi para pelancong yang ingin menikmati keindahan alam.

Mangrove merupakan salah satu ekosistem yang penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan merupakan tempat perlindungan bagi flora dan fauna.

LPPM UKIP Sorong2
Suasana kegiatan sosialisasi

Namun, keberadaan mangrove juga terancam oleh berbagai faktor, salah satunya adalah sampah.

Sampah ketika dibuang sembarangan di area menuju kawasan mangrove atau pada sekitar kawasan mangrove dapat menimbulkan berbagai masalah, seperti hilangnya keindahan menuju kawasan atau bahkan sampai pada pencemaran air, udara bahkan dapat menyebabkan kerusakan pada biota jika sampah tersebut masuk ke laut.

LPPM UKIP Sorong3
Sesi penyampaian Materi “Pengelolaan Sampah Perkotaan” oleh Bapak Ishak Aryanto, ST.,MT (Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Sorong)

Untuk mengatasi masalah di kawasan wisata mangrove dan sekitarnya maka diperlukan upaya pengelolaan yang baik tetapi juga memberikan informasi dan pengetahuan tentang dampak yang dapat ditimbulkan dari sampah yang ada.

Salah satu upaya yang dilakukan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kristen Papua di Sorong yaitu melakukan kerjasama dengan berbagai pihak.

LPPM UKIP Sorong4
Serah terima aset tempat sampah kepada mitra (RT/RW 007/001, Klamana)

Diantaranya, Dinas Pariwisata Kota Sorong selaku pengelola kawasan wisata hutan mangrove Klawalu, KPHL Kota Sorong selaku penanggung jawab terhadap ekosistem mangrove dan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Sorong.

Melalui hibah dari Kemdikbudristek melalui Ditjen Diktiristek yang telah memberikan bantuan dan menyediakan pembiayaan untuk Program Pengabdian Berbasis Masyarakat Tahun Anggaran 2023 yang diketuai oleh Disabella Dayera, S.Si.,M.Si bersama Ahmad Rizal Nurul Kusumawardana, ST., M.Pd dan Roger R. Tabalessy, S.Si., M.Si sebagai Anggota, melakukan kegiatan sosialisasi tentang pengelolaan sampah perkotaan dengan narasumber dari pihak Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Sorong yaitu Bapak Ishak Aryanto, ST.,MT dan juga melakukan penyediaan tempat sampah yang selanjutnya diserahkan kepada mitra.

LPPM UKIP Sorong5
Pembersihan Lingkungan disekitar Kawasan Wisata Hutan Mangrove oleh Tim

Adapun dalam pelaksanaan kegiatan ini diikuti sebanyak 80 peserta yang terdiri dari 50 Mahasiswa, 19 orang dari pihak Masyarakat (Mitra RT/RW 007/001 Klamana), 3 orang dari Dinas KPHL Kota Sorong, 1 orang dari Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Sorong, 3 orang dari pihak pengelolah Kawasan wisata hutan mangrove dan Tim Dosen sebanyak 4 orang.

Dalam pertemuan yang di ikuti oleh masyarakat, mahasiswa, pengelola kawasan wisata dan dinas terkait, mereka sangat antusias dan semua memiliiki komitmen yang sama ingin menjaga kebersihan kawasan wisata mangrove tersebut.

LPPM UKIP Sorong6
Pembersihan Lingkungan disekitar Kawasan Wisata Hutan Mangrove oleh Tim

“Kita perlu menjaga agar kawasan kita dapat bersih dari sampah serta membangun mayarakat yang memiliki kesadaran akan kebersihan lingkungan dari sampah,” menurut RT/RW 007/001 Klamana William Nioman ketika ditanya dalam pertemuan dimaksud, Senin (28/8/2023) lalu.

Kedepan yang harus dipikirkan adalah bagaimana kita merubah sampah ini menjadi uang terlebih khusus untuk sampah-sampah plastik.

Penulis: Disabella Dayera.

Editor : Roger Tabalessy

as

as