Koreri.com, Sorong – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M. Tito Karnavian menggelar rapat terbatas (Ratas) dengan sejumlah kepala daerah di Provinsi Papua Barat Daya (PBD), Jumat (13/10/2023).
Ratas secara tertutup itu berlangsung di Hotel Aston Sorong dihadiri Pj Gubernur PBD Muhammad Mu’sad, Pj Wali Kota Sorong Septinus Lobat, Pj Bupati Sorong Yan Piet Mosso, Pj Bupati Maybrat Benrhard Rondonuwu, Bupati Sorong Selatan Samsudin Anggiluli dan sejumlah pejabat Pemerintah daerah.
Menteri Tito Karnavian dalam pernyataannya kepada awak media, mengaku kehadirannya di PBD dalam rangka melakukan koordinasi terkait penanganan Inflasi.
“Jadi tadi kami koordinasi dengan pak Penjabat Gubernur kemudian dengan beberapa Bupati dan Wali Kota Sorong. intinya yang pertama adalah mengenai penanganan inflasi,” ungkapnya.
Tito mengakui penanganan inflasi di Papua Barat Daya relatif cukup baik.
“Tapi saya tetap minta karena sangat dinamis jadi perlu dijaga betul,” pesannya.
Eks Kapolri itu mendorong peran Satgas di tiap daerah dalam mengantisipasi inflasi.
“Tiap daerah memiliki Satgas, jadi tolong cek ke seluruh pasar. Kita tugaskan saja tim kecil, dibiayai secara reguler dari Dinas Perdagangan tiap provinsi dan kabupaten/kota. Turun saja ke pasar, ada 9 sampai 12 bahan pokok kemudian dimasukkan dalam grup WA. Kalau ada yang naik cek, naiknya ini karena apa?” bebernya.
Persoalan lainnya soal suplai yang memang kurang ke daerah atau distribusinya ada yang ditahan, atau misalnya karena gangguan cuaca seperti ke pulau-pulau di Raja Ampat, atau mungkin karena akses jalan.
“Itu banyak disiasati oleh TNI – Polri. Juga kemudian bantuan logistik dan yang lainnya subsidi anggaran dari APBD. Artinya jangan diamkan kalau terjadi kenaikan, cari penyebabnya kemudian lakukan langkah untuk mengatasi itu,” tandasnya.
KENN
