Pj Wali Kota Ambon Rombak Birokrasi, Ini Daftar Nama Pejabatnya

IMG 20231104 WA0018

Koreri.com, Ambon – Berlangsung pada ruang Unit Layanan Administrasi, Jumat (3/11/2023), Penjabat (Pj) Wali Kota Bodewin Wattimena melantik Pejabat Tinggi Pratama dan Administrator lingkup Pemerintah Kota Ambon.

Pelantikan dilakukan berdasarkan SK Nomor 1755 Tahun 2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pegawai ASN.

Ada pun pejabat yang dilantik yakni Lexi Manuputty dilantik sebagai Kabag Hukum, Muis Latuconsina (Inspektur Pembantu Wilayah III Inspektorat Kota), Oldrin Parinussa (Sekretaris Kesbangpol), Titi Oratmangun (Sekdis Pariwisata), Sinta Hendroud (Kabid Destinasi dan Pemasaran Dinas Pariwisata), Ricky Soupacua (Kabid BPKAD), Imelda Tahalele (Sekdis Sosial) dan Agustinus Pattikawa sebagai Camat Teluk Ambon.

Selanjutnya, Willem Waas sebagai Camat Leitisel, Frits Tatipikalawan (Sekdis BPBD), Rido Sahuleka (Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD), Ivana Tuhumena (Kabid Akuntansi BPKAD), Lisa (Kabid Pengelolaan Sampah DLHP), Stenly Alfon (Kabid Tata Lingkungan DLHP), Asmarti Latupon (Kabid Penempatan Tenaga Kerja), Maltias Matumulawan (Kabid Pelatihan Dinasker), Yuni Wattimena (Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Hellen Yudit Nunumete (Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLHP), Agustina Reha (Kabid Lintas dan Angkutan Laut Dishub), Switella Leiwakabessy (Kabid Perlindungan Masyarakat Satpol PP), Antholina Parinusa (Kabid Pengembangan SDM dan Pembinaan pegawai BKSDM), Jeffry Unawekla (Kabid Mutasi Pegawai BKSDM), dan Daniel Tomasoa (Kabid Perekonomian dan SDA Sekretariat Kota Ambon).

Penjabat dalam arahannya menegaskan Pemerintah Kota Ambon terus melakukan transformasi dan mengubah organisasi menjadi lebih memiliki spesifikasi dan karakteristik melalui penajaman tugas dan fungsi, pengelompokan tugas-tugas yang koheren dan tugas yang tumpang tindih.

Dengan begitu, diharapkan dapat dilakukan perbaikan terhadap proses bisnis organisasi serta menyempurnaan standar operasi prosedur yang nantinya akan berimbas pada perbaikan layanan, sehingga tata kelola pemerintahan tidak menjadi hutang, ketinggalan dan dapat merespon tuntutan masyarakat.

“Kita juga terus melakukan transformasi sistem kerja agar menjadi lebih fleksibel dalam kolaboratif. Saat ini tidak ada lagi zamannya bekerja sendiri-sendiri apalagi kita ada dalam sebuah organisasi yang menuntut kita semua supaya saling bekerja sama dan berkolaborasi untuk mencapai tujuan penyelenggaraan pemerintah,” bebernya.

Oleh karena itu, Penjabat berharap pejabat yang baru dilantik segera melakukan konsolidasi dan berkolaborasi dengan seluruh pihak yang ada agar dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat serta dapat meningkatkan SDM.

JFL