Dukung Perumusan Peta Jalan Riset dan Inovasi PBD, Tenaga Ahli Ingatkan Soal Ini

IMG 20231220 WA0026

Koreri.com, Sorong – Bapperida Papua Barat Daya (PBD) menggelar focus discussion group (FDG) Pengembangan Ekosistem Riset dan Penyusunan Peta Jalan Riset Inovasi menuju Papua Barat Daya Emas di Tahun 2045, di Hotel Rylich Panorama Sorong, Selasa (19/12/2023).

Dalam FGD ini menghadirkan narasumber Theofransus Litaay, PH.D yang juga Tenaga Ahli Utama Kedeputian V Kantor Staf Presiden RI, BP3OKP PBD dan sejumlah pihak lainnya.

Theofransus Litaay dalam pernyataannya mendukung penuh langkah Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya telah mencanangkan dalam rangka merumuskan peta jalan riset dan inovasi daerah.

Dan salah satu yang dibutuhkan adalah data terkait dengan sumber daya manusia dan berbagai aspek yang berkaitan dengan hal itu.

Lanjut Litaay, inovasi daerah bertujuan untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik. Oleh karena itu, pada saat ini kita bisa melihat bahwa yang dilakukan oleh Pemprov tidak hanya dengan pemerintah sendiri tetapi juga melibatkan berbagai elemen baik pusat, daerah juga dari perguruan tinggi dan dari masyarakat

“Saya kira ini merupakan satu hal yang penting ini sesuai dengan apa yang dikatakan bapak Presiden Joko Widodo bahwa untuk pembangunan di Papua kita tidak lagi menggunakan atau harus meninggalkan cara-cara yang lama yang tidak efektif. Kita harus memulai dengan cara-cara yang baru dan yang sebenarnya di UU Pemerintah daerah itu juga sudah diamanatkan,” urainya saat dikonfirmasi awak media, disela-sela jeda FGD, Selasa (19/12/2023).

Olehnya itu, pelaksanaan ini menjadi salah satu langkah yang positif dan perlu untuk didukung bersama sebagai satu cara baru dalam membangun masyarakat di Provinsi PBD.

Litaay kemudian mengingatkan, satu hal yang harus diingat bahwa yang terpenting dalam inovasi daerah adalah manusianya.

“Jadi orang yang melaksanakan maupun yang menjadi tujuan program inovasi itu. Dan di sini kita bisa melihat bahwa pendekatannya melalui pendekatan kolaboratif dan para pelaksananya juga tidak hanya pemerintah sendiri tetapi juga melibatkan komponen masyarakat yang lain,” imbuhnya.

Karena itu, Litaay berharap agar nantinya yang menjadi tujuan dari berbagai program inovasi daerah itu adalah masyarakat yang ada di kota dan di desa termasuk di berbagai bagian dari wilayah PBD ini.

ZAN

Exit mobile version