Mandacan-Uswanas Menguat di Akar Rumput, Begini Penilaian Politisi Demokrat PB

Dominggus Mandacan Uswanas
Gubernur Papua Barat Periode 2017 -2022 Dominggus Mandacan - Bupati Fakfak 2 periode 2010 - 2015 dan 2016 - 2021, M. Uswanas /Foto : Ist

Koreri.com, Manokwari – Ajang pemilihan kepala daerah baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota seluruh Indonesia termasuk di Provinsi Papua Barat dijadwalkan berlangsung pada November 2024 mendatang.

Tahapan persiapan menuju perhelatan tersebut bakal segera dimulai.

Di Papua Barat (PB) sendiri, berbagai kalangan mulai menyampaikan sejumlah figur calon yang digadang-gadang bakal berpeluang memimpin daerah itu.

Terkini, figur Dominggus Mandacan dan Mohammad Uswanas dinilai sebagai pasangan ideal calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada Pilkada PB 2024 mendatang.

“Pendapat dan pernyataan ini sesuai dengan fakta yang saya peroleh saat turun ke sejumlah daerah di wilayah Papua Barat. Sosok Dominggus Mandacan dan Mohammad Uswanas berduet di Pilgub, Insya Allah menang, itu suara akar rumput,” ujar politikus Demokrat, Arifin, S.E, Senin (29/1/2023).

Meski perhelatan Pilpres dan Pileg 14 Februari 2024 sudah di depan mata, hembusan aroma Pilgub PB mulai merebak di tengah-tengah masyarakat.

Informasi tentang kedekatan Gubernur Papua Barat Periode 2017 -2022 ini dengan Mohammad Uswanas Bupati Fakfak periode 2010 – 2015 dan 2016 – 2021 mulai ramai diperbincangkan.

“Saya tidak mengampanyekan kedua sosok tersebut, tetapi dalam safari politik saya di sejumlah kabupaten, menemukan fakta bahwa figur Dominggus Mandacan dan Mohammad Uswanas sangat berpeluang menangkan Pilgub Papua Barat 2024,” ungkap anggota DPR Papua Barat 2 periode ini.

Caleg DPR RI asal Partai Demokrat ini menyatakan, nama-nama sejumlah tokoh publik atau figur yang ada di Papua Barat juga digadang-gadangkan juga berpeluang sebagai calon kepala daerah maupun wakil kepala daerah pada Pilgub PB 2024.

“Dominggus dan Mocha (Mohammad Uswanas) sangat berpeluang menang pada pilkada. Silahkan informasi ini dikonkretkan melalui survei yang independen supaya objektif untuk melihat keterpilihan sosok gubernur dan wakil gubernur yang benar-benar dipilih masyarakat Papua Barat,” tandasnya.

RLS

Exit mobile version