36 Atlet KONI PBD Siap Rebut Medali di PON XXI Aceh Sumut

Abu Bakar Gusti KONI PBD
Ketua Harian KONI PBD Abu Bakar Gusti saat memberikan keterangan pers kepada wartawan, Rabu (20/3/2024) / Foto : KENN

Koreri.com, Sorong – Jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional ke XXI Tahun 2024, KONI Provinsi Papua Barat Daya (PBD) telah siap dengan menampilkan 36 atlet untuk bertanding di Aceh dan Sumatera Utara.

Kesiapan KONI PBD dalam menghadapi PON Aceh Sumut bakal tampil di 11 cabang olahraga (Cabor) pada tanggal 8 – 20 September 2024 mendatang.

Ketua Harian KONI PBD Abu Bakar Gusti dalam keterangan persnya kepada wartawan, Rabu (20/3/2024) menjelaskan, 36 atlet dipersiapkan untuk berlaga PON Aceh – Sumut 2024 merupakan atlet juara nasional, SEA Games, bahkan juara di kejuaraan dunia.

“Jadi ada regulasi khusus yang dibuat, sehingga Daerah Otonomi Baru (DOB) bisa ikut ambil bagian berlaga di PON Aceh 2024. Dimana regulasi kehormatan,” kata Abu Bakar Gusti saat ditemui wartawan di Sekretatiat KONI PBD, Rabu (20/3/2024).

Dijelaskan ABG, maksud dari regulasi kehormatan yang diberikan KONI yaitu atlet yang dikirim berlaga harus memiliki kriteria juara di ajang kejurnas, kejuaran ASEAN, bahkan kejuaraan dunia dan tentu saja telah diverifikasi langsung oleh KONI Pusat.

“Jadi tidak bisa asal ngaku-ngaku saja, sebab semua cabang olahraga punya catatan, maka tidak bisa main tipu-tipu disitu,” ucap mantan juara nasional Karate ini.

Lebih lanjut dijelaskan Abu Bakar Gusti, bahwa setelah dilakukan verifikasi oleh KONI Pusat, akhirnya 36 atlet terpilih mewakili Provinsi PBD yang terdiri dari 19 atlet putra dan 11 atlet putri.

Kategori lomba yang diikuti yakni cabang olahraga Kick Boxing 5 atlet, terdiri dari 4 putra dan 1 putri, lalu  Karate mengirim 5 atlet terdiri dari 3 atlet putri dan 2 atlet putra.

Kemudian, cabor Kempo mengirim 5 orang atlet yang terdiri dari 4 orang putra dan 1 atlet putri.

“Lalu Cabor Judo, mengirim 2 orang atlet, 1 atlet putra dan 1 atlet putri, Cabor Sambo mengirim 2 orang atlet putra,“ sambung Abu Bakar Gusti.

Berikutnya, cabor Pencak Silat mengirim 3 orang atlet dengan rincian dua atlet putra dan 1 atlet putri.

Selanjutnya, Cabor Selam mengirim 1 atlet putri. Kemudian Cabor Hapkindo mengirim 1 atlet putri, Tinju mengirim dua atlet dengan rincian 1 atlet putra dan 1 atlet putri serta cabor Taekwondo mengirim 1 atlet putra.

“Untuk cabor Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang lolos untuk berlaga di PON Aceh ada 7 kelas. Namun IMI menyiapkan 6 orang atletnya,” rinci Ketua Harian KONI PBD.

Dikatakan Abu Bakar Gusti, satu atlet lagi masih masuk daftar tunggu untuk bisa ikut tampil berlaga di PON Aceh membawa nama PBD dari Cabor Sambo.

“Kita masih menunggu, bila atlet dari Kalimantan mengundurkan diri, maka dia bisa ikut, karena kita punya atlet ini termasuk juara nasional dari arena MMA,” tambahnya.

Walaupun merupakan Provinsi termuda, tetapi Gubernur Muhammad Musa’ad berharap PBD bisa meraih hasil maksimal dalam perolehan medali, sehingga tidak berada pada posisi dasar rangking perolehan medali.

Ditambahkannya, lokasi pelaksanaan cabang olahraga yaitu di Provinsi Sumatera Utara, Kick Boxing (Medan), Sambo (Kabupaten Langkat), Karate (Kabupaten Deli Deli Serdang), Pencak Silat, Taekwondo, IMI dan Tinju.

Sedangkan di Provinsi Aceh masing-masing Judo dan Hapkindo (Banda Aceh), Kempo (Kabupaten Pidie) dan Selam (Kabupaten Sabang).

KENN