as
as

Lintas Suku Merauke Kota Sorong Dukung Wayangkau Maju Pilgub : Mampu Jamin Keamanan PBD

Sekretaris Lintas Suku Merauke Kota Sorong Januarius Kinugum memberikandukungan kepada bakal calon (balon) Gubernur Papua Barat Daya Letjen TNI (Purn) Joppye Onesimus Wayangkau//Foto: Ist
Keterangan Foto: Sekretaris Lintas Suku Merauke Kota Sorong Januarius Kinugum memberikan dukungan kepada bakal calon (balon) Gubernur Papua Barat Daya Letjen TNI (Purn) Joppye Onesimus Wayangkau//Foto: Ist

Koreri.com, Sorong– Mantan Pangdam XVIII/ Kasuari Letjen TNI (Purn) Joppye Onesimus Wayangkau banjir dukungan dari sejumlah kalangan untuk maju Pilkada serentak 2024 sebagai calon Gubernur Papua Barat Daya, kali ini Sekretaris Lintas Suku Merauke Kota Sorong Januarius Kinugum.

Menurutnya, Wayangkau merupakan sosok pemimpin tegas dan berkualitas serta dinilai mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat di Papua Barat Daya.

“Bapak Wayangkau ini latar belakangnya militer sehingga kami yakin dia bisa memberikan rasa aman bagi masyarakat ini paling penting sebab akhir-akhir ini aksi para begal di ibu kota ini semakin marak,” katanya, Selasa (11/6/2024).

Kata Januarius, kasus begal di ibu kota Papua Barat Daya ini rata-rata anak masih di bawa umur sehingga ini perlu ada pemimpin tegas dan berani memberikan rasa aman kepada warganya.

Pembangunan dan aktivitas masyarakat itu bisa berjalan dengan baik tentu harus didukung dengan keamanan.

“Begal ini semacam hama yang merusak lingkungan sehingga kami lihat Bapak Wayangkau sosok tepat,” ucapnya.

Lanjut dia, sampai saat ini masalah banjir di Kota Sorong belum bisa teratasi masyarakat terus mengeluh banjir apabila hujan deras.

Persoalan ini menjadi tolak ukur bagi masyarakat supaya bisa memilih pemimpin yang punya strategi mengatasi masalah banjir.

“Tidak hanya banjir saja masalah sampah juga harus jadi perhatian bagi pemimpin di Papua Barat Daya, olehnya kami berharap jika Pak Wayangkau terpilih tolong perhatikan hal-hal ini,” ujar Januarius.

Dia menambahkan, persoalan pendidikan juga harus menjadi fokus utama pemimpin yang akan datang.

Pemimpin harus memberikan pelayanan pendidikan kepada anak-anak Papua sesuai amanat undang-undang otonomi khusus.

“Kami sangat harapan soal pendidikan ini tolong perhatikan anak-anak Papua supaya ke depan mereka menjadi pemimpin di tanah sendiri,” pungkas dia.

RLS

as

as