as
as

PPM dan Puskesmas Kais Bersinergi Gelar Imunisasi Polio di Sorong Selatan

IMG 20240611 WA0020

Koreri.com, Teminabuan – PT Permata Putera Mandiri (PPM), anak perusahaan PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJ) yang berada di Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya (PBD) terus menunjukkan dukungannya terhadap program Pemerintah dalam pencegahan polio,

Salah satunya, bekerja sama dengan Puskesmas Kais melaksanakan kegiatan Imunisasi Polio Tetes menyasar anak-anak yang berada di Kampung Benawa 1 dan Kampung Sumano pada 2 Juni 2024 lalu.

Polio adalah penyakit menular yang dapat menyebabkan kelumpuhan dan bahkan kematian.

IMG 20240611 WA0021Pemberian vaksin polio adalah cara paling efektif untuk melindungi anak-anak dari penyakit ini.

Dengan adanya sinergi antara PPM dan Puskesmas Kais diharapkan cakupan pemberian vaksin polio di wilayah Kabupaten Sorong Selatan dapat meningkat.

Fajar Jayapria, Resident Doctor ANJ Wilayah Timur, menyatakan bahwa sinergitas antara PPM dan Puskesmas Kais merupakan upaya perusahaan dalam menyukseskan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio dan mendukung program pemerintah dalam mencegah polio di Kabupaten Sorong Selatan.

Diharapkan dengan pelaksanaan imunisasi ini dapat membantu meningkatkan akses masyarakat terhadap vaksin polio, serta memastikan setiap anak mendapatkan perlindungan yang mereka butuhkan.

“Pemberian vaksin polio dilakukan untuk melindungi anak-anak dari virus polio, sehingga tidak mengalami kelumpuhan. Pada umumnya, vaksin polio tetes tidak hanya satu kali dilakukan, tetapi hingga empat kali.

Target penerima vaksin kali ini adalah anak usia 0 – 7 tahun yang berada di Kampung Benawa 1 dan Kampung Sumano. Selanjutnya, untuk kegiatan pemberian vaksin polio tetap dibutuhkan komitmen dari berbagai pihak agar kegiatan pencegahan polio berhasil dilakukan, termasuk dukungan dari Dinas Kesehatan untuk memastikan ketersediaan vaksin polio, serta dukungan dari Puskesmas agar pemberian vaksin polio berjalan dengan baik,” ujar dr. Fajar.

Petugas dari Puskesmas Kais Dewi Mambor, menyambut baik kerja sama ini dan menyampaikan bahwa kolaborasi ini sangat penting dalam upaya untuk mencapai target imunisasi polio. Dengan dukungan yang diberikan, kami yakin dapat menjangkau lebih banyak anak-anak di wilayah kami dan meningkatkan kesehatan anak-anak secara keseluruhan.

“Kegiatan pemberian vaksin polio kali ini dilakukan untuk anak usia 0 – 7 tahun, imunisasi polio harus dilakukan agar anak-anak memiliki kekebalan tubuh terhadap virus polio, terlebih saat ini sudah ada tiga provinsi di Papua yang sudah ada kasus Polio,“ pungkas Dewi Mambor.

Sementara itu, mama Dorkas Rine yang juga salah satu kader posyandu menyampaikan bahwa kegiatan PIN polio yang dilakukan oleh Puskesmas Kais dan Klinik perusahaan sangat bermanfaat untuk anak-anak di kampung, dengan pemberian vaksin polio.

“Harapan kami, tidak ada anak-anak yang terkena polio di Kampung Benawa 1 dan Sumano,” pungkasnya.
Tentang ANJ:

PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJ) merupakan perusahaan pangan berbasis agribisnis yang memproduksi dan menjual minyak sawit mentah, inti sawit, minyak inti sawit, pati sagu, edamame, serta energi terbarukan (biogas).

Dengan enam perkebunan kelapa sawit terintegrasi dan lima pabrik CPO, ANJ juga mengelola perkebunan dan pabrik edamame serta sagu.

IMG 20240611 WA0023Sebagai produsen listrik independen pertama di Indonesia, ANJ mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas di Pulau Belitung, menggunakan limbah cair kelapa sawit.

ANJ berkomitmen menerapkan praktik agronomi terbaik, inovasi dan efisiensi dalam mengembangkan hasil pangan berkelanjutan, serta berkomitmen untuk mencapai emisi nol bersih pada 2030.

Sampai akhir Maret 2024, ANJ memiliki 154,6 ribu hektare cadangan lahan yang meliputi area tertanam seluas 53,5 ribu hektare dimana 43,3 ribu hektare di antaranya merupakan area inti yang telah menghasilkan dengan profil umur tanaman rata-rata 13,6 tahun.

Sedangkan total area hutan NKT yang telah dicadangkan sebagai area konservasi untuk perlindungan flora, fauna, dan habitatnya adalah 97.745 hektare.

RLS

as

as